Dedi berharap lomba ini harus disukseskan sebab sudah dewasa umurnya 17 Tahun, jadi sangat perlu sekali mari kita bulatkan tekat, niat kita bersama


Rapat Pemantapan pelaksanaan lomba Festival Dragon Boat Internasional ke 17 Tahun 2019 di GOR H. Agus Salim Padang, digelar dari tanggal 1 sampai 4 Agustus 2019.

Hal itu, disampaikan Kadis Dispora Kota Padang sebagai jabatan harian Dedi Hanidal, salah kita harapkan sebuah kesuksesan nantinya dengan du gelar  lomba bertaraf internasional yang sudah 17 kali diadakan.

Dedi berharap lomba ini harus disukseskan sebab sudah dewasa umurnya 17 Tahun, jadi sangat perlu sekali mari kita bulatkan tekat, niat kita bersama, terutama kali tim Pelaksana dari Lomba IDBF.

Disamping itu, Dedi katakan kita selalu di dipancing  untuk buat emosi dan sebagainya, makanya kita sebagai pelaksana acara jangan mudah terpancing  bila ada isu-isu tak berkenan hadapi dengan jiwa tenang dan sabar, ujar Dedi.

Sekanjutnya Ketua Pelaksan IDBF (Internasional Dragon Boat Federation) Prof. Heri Barlian, sampaikan, besok (kamis) lomba kita mulai, pukul 08.00 WIB. semua Panpel sudah dapat laksanakan  tugas. sesuai tangungjawab yang telah diberikan.

Prof. Heri Barlian  juga menyampaikan infornasi air  sungai tahun ini sangat jauh berbeda dari tahun sebelumnya, jadi semua pertandingan mungkin tak terlaksana tempat waktu yang telah disiapkan untuk perlombaan, itulah nanti kita temui.

Disamping itu, Prof. Heri sampaikan jumlah club yang ikut pada iven  bertaraf internasional ini, di ikuti 27 club dan 6 Negara, tentu kita sebagai pelaksana IDBF  ke- 17 kalinya, tentu harus bisa memberikan yang terbaik, mari kita bekerja sungguh-sungguh sehingga hasilnya akan memuaskan seluruh peserta Lomba Dragon Boat Internasional,sebut Prof.

Dalam kesempatan, Yuherdi yang memimpin Rapat Koordinasi pemantapan seluruh persiapan terlaksananya iven bertaraf internasional sudah matang, hanya tinggal digelarnya lomba.

Kita sangat berharap seluruh warga Kota Padang jaga selalu kebersihan sungai, jangan buang sampah sembarangan, apalagi ke sungai, kita tahu peserta dari luar negerii sangat elegi melihat di sungai banyak sampah, apalagi airnya kotor, ujar Yuherdi. (taf)
 
Top