N3,Sarolangun ~ Sekitar 60 pengusaha UMKM Kabupaten Sarolangun mengikuti Temu Usaha Kemitraan Dan UMKM dengan Lembaga Keuangan yang digelar Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Sarolangun,di Aula Hotel King,Kamis (22/11/2018).

Ketua Panitia Pelaksana,Sudiono,BBA yang juga Kabid Koperasi Dan UMKM Dinas Koperindag dalam laporannya menyebutkan,jika kegiatan ini digelar guna mendorong usaha UMKM sehingga membentuk kemitraan yang mempunyai daya saing dan nilai jual serta membentuk UMKM yang mandiri.

"Peserta hari ini diikuti sebanyak 60 orang yang merupakan pelaku UMKM dari pengerajin batik,anyaman,tukang jahit dan kuliner.Sedangkan yang bertindak sebagai narasumber perwakilan dari Bank BRI, Bank 9 Jambi, Perhimpunan Hotel Dan Restoran Indonesia Kabupaten Sarolangun dan pihak Alfamart,"sebut Sudiono.

Sementara Bupati Sarolangun  H.Cek Endra yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi Ir.Dedi Hendry yang membuka acara tersebut dalam sambutannya mengatakan,saat ini UMKM memiliki peran yang strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. Sebab selain memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, juga dapat menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

"Ada 3 hal yang perlu disikapi dari kemitraan usaha UMKM dengan lembaga keuangan,pertama teknologi, kedua modal,dan ketiga pasar.Tiga hal ini sangat diperlukan dalam membentuk kemitraan,"Ujar Dedi Hendry.

Pengembangan sektor UMKM tidak dapat dilakukan secara parsial, namun memerlukan pendekatan yang komprehensif dan simultan dari seluruh unsur. Secara umum UMKM masih memiliki beberapa kendala dalam pengembangannya karena pengelolaan usahanya yang masih tradisional, kualitas sumber daya manusia yang belum memadai, skala dan teknik produksi, kapabilitas inovasi yang masih rendah, serta masih terbatasnya akses kepada lembaga keuangan.

Bagaimana membangun semangat inovasi dan kreativitas. Sebab inovasi merupakan kunci utama memenangkan persaingan. Kreativitas dan inovasi akan meningkatkan daya saing UMKM yang mampu menekan biaya produksi serendah mungkin.

"Maka dari itu,dengan diadakannya temu kemitraan usaha dan UMKM ini,kami harapkan akan menjadi wahana pembelajaran bagi para pelaku UMKM tentang bagaimana membangun kreatifitas dan inovasi tersebut guna menciptakan keunggulan produk yang berkelanjutan dan berdaya saing dan daya jual,"pungkasnya.  (SRF)
 
Top