N3 Limapuluh Kota - Bertempat di Kantor Wali Nagari Andaleh di Jorong Kampuang Tangah Nagari Andaleh kecamatan Luhak kabupaten Limapuluh Kota. (14/9). Dihadiri Muhammad Iqbal, SE, M.Com anggota DPR RI  Komisi IX, Direktur Bina Kesertaan KB Jalur Wilayah  & Sasaran Khusus BKKBN Pusat, Drs. Nerius Auparai, M.Si, Kepala BKKBN Sumbar Syahruddin, SH, M.Si , TP2KBP3A kabupaten Limapuluh Kota, Camat Luhak, Ketua DPC PPP Limapuluh Kota drh. Harmen, Wali Nagari Andaleh Armen Sastra, Wali jorong, Ninik mamak dan tokoh masyarakat, Bundo Kanduang dan ibu ibu TP PKK Nagari Andaleh.

Acara tersebut bertemakan Promosi Pelayanan KB dan KR Berkualitas dalam Sistim Jaminan Sosial Nasional  (SJSN) bidang kesehatan bersama mitra kerja tahun 2018.

Camat Luhak Mufti Wahyudi, S.STP dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi kepada Muhammad Iqbal, SE, M.Com atas perhatian nya terhadap nagari Andaleh terutama dalam bidang keluarga berencana.

Kabid pada TP2KBP3A kabupaten Limapuluh Kota, dr.Ermiza dalam sambutannya mengatakan bahwa pelayanan KB di Nagari Andaleh berjalan dengan baik dan lancar.

Kepala BKKBN Sumbar Syahruddin, SH, M.Si  mengatakan terima kasih kepada Muhammad Iqbal, SE, M.Com anggota DPR RI  Komisi IX yang telah mengawal dan mendukung program program kegiatan BKKBN ketengah masyarakat, salah saru contohnya dalam mensosialisasikan kampung KB di setiap daerah di dapilnya.

Lebih lanjut Syahruddin mengatakan pelaksanaan program KB akan lebih ditingkatkan tidak hanya sebatas sosialisasi pemakaian alat kontrasepsi saja tapi juga program program yang mengacu kepada kesejahteraan masyarakat.

"Upaya ini tidak hanya menjadi tanggung jawab BKKBN saja tapi dari dukungan semua stakeholder terkait terutama partisipasi ibu ibu peserta, alim ulama serta tokoh masyarakat", ujar Syahruddin.

Direktur Bina Kesertaan KB Jalur Wilayah  & Sasaran Khusus BKKBN Pusat, Drs. Nerius Auparai, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa program BKKBN ini butuh waktu yang panjang dalam prosesnya maka dari itu butuh informasi yang berlanjutan baik itu dari pihak BKKBN sendiri maupun antar peserta untuk mencapai tujuan.

"Dari program BKKBN untuk melatih tenaga dokter untuk melaksanakan pelayanan berkualitas terutama dalam kesehatan reproduksi. Ibu ibu mesti mengerti dulu apa yang cocok alat kontrasepsi melalui konsultasi terlebih dahulu", ujar Nerius.
  
Muhammad Iqbal, SE, M.Com dalam paparannya mengatakan bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat tergantung dari sumber daya manusia. Dengan pengetahuan dan penyerapan informasi yang jelas dan mendidik.  Sehingga pembangunan sumber daya manusia dapat dicapai untuk mengantisipasi tingkat persaingan terutama dalam bidang tenaga kerja handal.


"Komisi IX komit untuk tetap mendukung program BKKBN terutama sosialisasi ke lapangan yang langsung menyentuh ke masyarakakat. Diharapkan program KB yang sudah sukses di kabupaten Limapuluh Kota tetap dipertahankan dan ditingkatkan lagi", ujar Iqbal. (Rahmat Sitepu)

 
Top