N3 Limapuluh Kota - Tidak dipungkiri, dewasa ini gadget sepertinya sulit dipisahkan dari aktifitas sehari-hari orang, termasuk anak-anak. Ke manapun dan di manapun, banyak terlihat orang sibuk dengan perangkat komunikasi tersebut.

Bahkan kini, tidak sedikit anak-anak yang ketagihan memakai smartphone dimaksud. Hal ini perlu menjadi perhatian serius berbagai pihak terlebih para orang tua.

Bupati Limapuluh Kota H. Irfendi Arbi mengatakan itu dalam sambutannya pada sebuah acara di pendopo rumah dinas bupati, kemaren.

“Karena gadget mempunyai sisi positif dan negatifnya, maka para orang tua perlu melakukan pengawasan ekstra terhadap anak dalam memainkan perangkat komunikasi tersebut. Kita tidak mau calon pemimpin masa depan itu mengakses hal-hal negatif yang bisa mengundang terjadinya tindakan buruk,” tutur Bupati Irfendi.

Diakui Bupati, gadget memang akan melatih anak agar tidak gagap teknologi (gatek) serta memberikan kesempatan kepada anak untuk mengenal teknologi modern. Namun, jangan sampai anak-anak itu berlebihan bermain gadget yang pada akhirnya membuat kecanduan. 

Ia khawatir anak-anak ini akan semakin sulit terlepas dari gadget jika sudah kecanduan. Jika dibiarkan bermain gadget tanpa batasan, bukan menutup kemungkinan menjadikan anak akan malas pergi sekolah dan belajar serta enggan bergaul atau bersosialisasi dengan teman-temannya.

“Gadget memang banyak keuntungan, tapi kita harus pula menyadari di dalam gadget tersebut juga terdapat hal-hal yang negatif. Karenanya anak-anak jangan terlalu lama dibiarkan bermain gadget,” ulang Irfendi.

Agar tidak semakin kecanduan dengan permainan gadget, orang tua perlu melakukan memberikan batasan waktu kepada anak bermain perangkat telekomunikasi tersebut. Salahsatu upayanya, barangkali dengan mengalihkan perhatian anak dengan mainan lain seperti main mobil-mobilan dan permainan tradisional lainnya. Selain itu, orang tua juga diharapkan memberikan waktu lebih banyak buat anak, sehingga anak merasa lebih diperhatikan.

“Agar anak memiliki kesibukan lain, tentunya kita harus memberikannya perhatian, kesempatan bermain dan bersosialisasi dengan teman sebaya, termasuk di luar rumah. Dengan memiliki teman yang menyenangkan, tentunya si anak akan memiliki pilihan kesibukan, bukan hanya bermain hape saja, tetapi juga ada teman sebaya,” papar Irfendi.

Lebih jauh Irfendi mengingatkan, smartphone semakin banyak memberikan kesenangan bagi penggunanya. Tidak saja hiburan dan game, namun juga memiliki media sosial yang sangat mudah untuk diakses. Karenanya, jangan sampai waktu banyak terbuang buat bermain ponsel dimaksud.

“Sekali lagi, kita mengajak anak-anak jangan dibiarkan bermain hape secara berlebihan, karena itu hanya akan membuang waktu dan mengundangkan hal yang tidak diinginkan,” tuntas Bupati. (Rahmat Sitepu)

 
Top