N3 Bukittinggi - Anggota DPR RI Muhammad Iqbal, SE, M.Com bekerja sama dengan  Kementerian Kesehatan melaksanakan koordinasi LPLS dalam bentuk Sosialisasi Pengendalian Penyakit Rabies.

Bertempat di Aula  gedung STIKES Fort De Kock Bukittinggi yang diikuti ratusan peserta. Nampak hadir Walikota Bukittinggi, unsur Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, aktivis Germas, PORBBI, tokoh masyarakat, mahasiswa serta undangan lainnya.

Walikota Bukittinggi diwakili Asisten 1 Drs. Noferdi dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi yang tinggi kepada Muhammad Iqbal, SE, M.Com  yang telah memberikan perhatian terhadap kesehatan masyarakat dengan menggelar Sosialisasi Pengendalian Rabies.

"Semoga sosialisasi ini bisa mendidik masyarakat tentang bahaya Rabies beserta cara penanganan gigitan hewan dan utamanya mencegah terjadinya penularan penyakit Rabies dengan petunjuk standar dari kementerian terkait", ujar Asisten 1 Noferdi sembari membuka acara secara resmi.

Muhammad Iqbal dalam sambutannya mengatakan acara ini diselenggarakan sebagai salah satu bentuk keseriusan pemerintah dalam penanganan kasus penyakit menular terutama Rabies.

"Rabies atau umumnya dikenal sebagai penyakit anjing gila adalah penyakit serius yang menyerang otak dan sistem saraf. Penyakit ini digolongkan sebagai penyakit mematikan yang harus ditangani dengan cepat", terang Senator RI dari partai berlambang Ka'bah ini.

Muhammad Iqbal juga menghimbau agar masyarakat menjaga diri sendiri dan keluarga dari penularan virus Rabies. Ketika mengunjungi desa atau daerah pelosok yang belum terbebas dari Rabies, usahakan saudara dan anggota keluarga untuk tidak sembarangan menyentuh hewan liar.

"Ajarkan pada anak-anak kita mengenai bahaya memelihara hewan liar. Jika terdapat luka pada anak-anak kita, tanyakan pada mereka dari mana luka tersebut berasal karena dikhawatirkan didapat dari gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi rabies", ucap Iqbal

Pada akhir sambutannya Muhammad Iqbal berpesan kepada seluruh peserta Sosialisasi Pengendalian Rabies agar mendidik anak-anak di rumah agar paham bahwa gigitan hewan bisa berbahaya dan beresiko tinggi. (Rahmat Sitepu)

 
Top