N3, Sumbar ~ Ikatan Kekeluargaan Wartawan (IKW)  menggelar acara Syukuran sambil berekreasi di objek wisata di kawasan Kecamatan Bungus Teluk Kebung Kota Padang Sumatera Barat.

Acara yang dimotori Taf CH selaku dewan pembina yang berlangsung khidmat dan penuh bahagia ini, juga dimanfaatkan seluruh anggota yang tergabung di IKW untuk saling memberi maaf supaya ibadah puasa yang di lakukan selama bulan puasa bernilai ibadah yang sempurna. 
Suasana yang menyenangkan di meja makan memang beda dari lokasi lainnya, tepat sekitar pukul dua siang, semua keluarga besar IKW telah memadati ruang hidangan di rumah makan.

Setelah hadir semua, acara pertama di mulai dengan makan bersama, semua tenang yang di dengar bunyi sendok yang beradu di piring dan gesekan garpu menambah semangat selera makan.
Saat makan yang duduk di sebelah kiri saya, Ketua SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Sumbar Yal Aziz, liau diajak bicara sewaktu makan sekalian bertanya dan minta tanggapan tentang IKW, Baik rasa sosialnya, kekompakannya, rasa persatuannya dan saling menghargai diantara sesamanya.

Yal Aziz Ketua SMSI Sumbar,  belum sampai yang saya tanyakan langsung di jawab, IKW memang luar biasa, bisa menyatukan Pers, pemilik media dengan baik, ini sebuah bukti nyata saya lihat, saya sangat merasa bangga sekali, sebutnya.

Hal ini harus di tingkatkan terus dengan saling bersilahturrahmi, sehingga Pers di Sumbar pada umumnya dan Kota Padang  khususnya akan menjadi pers yang cerdas, cepat, tepat dan akurat dalam mengelola informasi serta menyebarluaskan ke publik lewat media masing-masing.

Yal Aziz  katakan bahwa beliau dapat informasi pemilik media yang tergabung di IKW  berjumlah 53 media yang terdiri dari media online 51 dan media cetak mingguan 2 semua hadir, ini adalah sebuah kekuatan baru yang kita miliki, ujar Ketua SMSI.

Disamping itu saya juga tanya Yal  Aziz, apa maksudnya kekuatan baru tersebut, sambil mengunyah makan liau katakan bahwa IKW telah memiliki kekuatan besar untuk memajukan Pers di Sumbar,  dan saya sendiri siap bergabung dengan  IKW, salah satu alasannya, IKW lahir karena panggilan jiwa sebab selama ini tidak ada wadah bagi Pers di bidang sosial membagi duka dan sukanya.

Akhirnya makanpun telah tuntas bersama, terakhir Yal Aziz sangat berharap kepada seluruh pengurus IKW Tetap semangat dan kuat sebab anggota selalu bertambah, tapi saya sangat yakin dan percaya sekali Pada IKW sebab yang di rencanakan selalu melakukan musyawarah dan mufakat, hasil di sepakati tentu dari  hasil musyawarah seperti acara bersyukur dan menyambut datang bulan suci ramadhan, saling memberi maaf diantara sesama anggota IKW. (Rel/tf/in).
 
Top