N3, Padang ~ Komitmen peningkatan kesejahteraan masyarakat berekonomi lemah yang ada di berbagai kelompok masyarakat (Pokmas) di sekitar lingkungan perusahaan, kembali ditunjukan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan (Kit SBS) Sektor Teluk Sirih.

Ini ditandai dengan direalisasikannya dana Corporate Social Responbility (CSR) senilai total Rp 423 juta, untuk 14 program tahun ini. Di mana, tujuh program di antaranya, penyerahannya dilakukan secara simbolis kepada perwakilan Pokmas yang ada di Bungus Teluk Kabung (Bungtelkab).

“Ini adalah program rutin tahunan PLTU Teluk Sirih yang kita usulkan mulai dari menangkap program-program yang dibutuhkan masyarakat bersama lurah dan para tokoh masyarakat di berbagai kelurahan yang ada di Bungtelkab,” ujar Manager PT PLN Persero Kit SBS Sektor Teluk Sirih, I Nyoman Buda usai penyerahan dana CRS 2018 di Kantor Camat Bungtelkab, kemarin.

Diakui, Pokmas yang berhak menerima dana CSR keempat kalinya ini, ditentukan oleh PT PLN pusat. Tentunya setelah melalui mekanisme mulai dari pengusulan proposal dari Pokmas ke pihaknya. Kemudian pihaknya menurunkan tim untuk memverifikasi proposal yang diajukan Pokmas tersebut. Setelah itu, diusulkan ke PT PLN Persero Kit SBS, dan kemudian baru diusulkan ke PLN pusat.

Kemudian, barulah dana CSR tersebut direalisasikan PT PLN Persero Pembangkitan sektor Teluk Sirih kepada Pokmas di Bungtelkab, yang pendistribusiannya sesuai dengan hasil seleksi di tingkat pusat. Tidak hanya sampai di situ, dana CSR tersebut nantinya juga akan dievaluasi untuk memastikan sejauhmana realisasinya di lapangan.

Dengan adanya dana CSR ini, pihaknya berharap agar masyarakat punya rasa memiliki untuk bersama-sama menjaga keberadaan PLTU Teluk Sirih tersebut sebagai asset Negara. Dan juga diminta dukungan masyarakat dalam perbaikan taraf hidup masyarakat kurang mampu.

Keenam program yang diserahkan secara simbolis kemarin itu adalah bantuan sarana kantor kelurahan Teluk Kabung Tengah, bantuan rehab sekolah PAUD Ar-Rahmah Kelurahan Teluk Kabung Utara, Bantuan Pamsimas Teluk Buo, Bantuan sarana pebangunan tempat parkir SD 06 Cindakir, bantuan pengembangan budidaya ikan karang keramba beserta pakan ternak, bantuan renovasi TPA Mushalla Jami’atul Khairat Kelurahan Teluk Kabung Tengah serta bantuan renovasi TPA Masjid Fatausiddiq Kelurahan Teluk Kabung Tengah.

Bersamaan dengan ini dilanjutkan dengan enam program lainnnya, yakni bantuan pengembangan kewirausahaan Karang Taruna Teluk Kabung Tengah, bantuan untuk mengikuti pameran Kelurahan Teluk Kabung Tengah, bantuan gerobak pedagang, bantuan program konservasi penyu, bantuan penyediaan jarring nelayan serta bantuan pelatihan dan benchmark pengembangan budidaya ikan karang keramba.

Satu program lagi yakni peduli sampah yang bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Sumbar juga sudah dilakukan. 

Camat Bungus Teluk Kabung, Zulkadri mengaku, pihaknya sangat terbantu dalam hal peningkatkan perekonomian masyarakat, di mana saat ini, ada sekitar 34 persen masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan di Bungtelkab. 

”Kami akui, di sini masih banyak warga yang hidup di bawah garis kemiskinan. Karena itu kami sangat terbantu sekali dengan keberadaan PLTU Teluk Sirih ini, sehingga kami bisa secara perlahan memperbaiki perekonomian masyarakat terutama mereka yang tidak mampu. Kami harap ini hendaknya bisa terus berlanjut,” ungkap Zulkadri. (adv/zul)
 
Top