N3, Sarolangun ~ Harga ayam potong hingga Rp 45 ribu per kilogram menyambut Ramadhan di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Sarolangun menimbulkan tanda tanya.Dimana sebelumnya harga ayam potong hanya Rp 30 ribu per kilogramnya.

Saat mengkonfirmasi Kabid Perdagangan Dinas Disperindagkop Sarolangun Amien Faisal menyebutkan,jika kenaikan harga ini seperti tidak memiliki alasan yang kuat. Sebab biaya produksi ayam potong tidak terjadi kenaikan.Sehingga patut diduga kenaikan harga ayam potong tersebut hanya trik para pengusaha kandang ayam.

"Kita menduga ini hanya trik penguasaha kandang agar nantinya permintaan masyarakat terhadap konsumsi ayam saat Ramadan menjadi tinggi,"ujar Amien.

Melonjaknya harga ayam tersebut,membuat Dinas Disperindagkop berencana dalam waktu dekat ini akan sidak ke sejumlah kandang, untuk melihat stok dan jalur distribusi ayam potong. Sehingga bisa mengungkap apa penyebab dari kenaikan harga ayam potong tersebut.

“Sejauh ini memang belum ada upaya apa-apa dari pemerintah untuk menekan harga ayam potong ini.Maka dalam waktu dekat ini kita akan melakukan sidak ke beberapa kandang ayam,"ucapnya.

Sedangkan saat mengkonfirmasi Kepala Dinas Peternakan dan perikanan Asnawi mengatakan, jika pihaknya saat ini sedang mendata jumlah kandang ayam dan jika semua sudah terdata kita akan berikan ke Dinas Perindagkop.

"Saat ini kita sedang mendata kandang ayam, jika sudah terdata selanjutnya bersama instansi yang lain kita lakukan sidak, "singkat Asnawi.  (SRF)
 
Top