N3, Padang ~ Penataan sekitaran stadion GOR H.Agussalim tidak hanya dikerjakan oleh Dispora Padang, melainkan harus melibatkan seluruh lini baik tingkat OPD terkait, Satpol PP dan kalau dapat pemerintah terkecil juga turut serta dalam mengawasi guna memberikan ruang bagi warga Padang yang ingin berolahraga sembari menikmati udara segar dan pemadangan serta rasa nyaman.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra sekaligus  mengingatkan Pemko Padang untuk benar-benar serius menata dan menertibkan kawasan GOR Agus Salim. 

"Jika perlu, perlu dibentuk tim khusus dalam menata dan mengawasi kawasan seputaran GOR," ujar Wahyu, kemarin.

Pengerjaan itu tidak hanya sendiri dilakukan akan tetapi secara bersama-sama. Agar kawasan itu aman, nyaman dan dapat dinikmati warga Padang atau wisatawan luar Padang yang hendak berolahraga di kota yang saat ini jadi tujuan wisata.

Memang ini sangat rumit, sambungnya. Namun ketika penataan itu dilaksanakan secara rutin, pengawasan secara masif. Sudah pasti, kawasan GOR. H. Agus Salim dapat dinikmati secara bersama-sama tanpa adanya gangguan pemandangan. Kemudian memberi udara segar bagi masyarakat yang berada di sekitar GOR. 

Dia mengapresiasi aksi Satpol PP yang menertibkan 15 PKL, dan 6 lapak dipimpin Plt. Yadrison. Seperti disampaikan Plt. Kasatpol PP Padang, hingga akhirnya menindak pedagang yang dianggap melanggar Perda Kota Padang.

"Itu sudah bagus, tapi alangkah indahnya ketika dengan cara membentuk tim. Maka pengawasan penataan lokasi itu bersih dan rapi," sebutnya. 

Sisi lain, ia sangat menyayangkan sikap Pemko seolah-olah lunak. Alasannya, ada beberapa lokasi di kawasan sekitar GOR itu disulap jadi rumah hunian. Ia berharap, penertiban, penataan kelola tidak hanya diberlakukan kepada para pedagang kecil yang mencari nafkah di sana. 

"Jangan hanya PKL, di sana coba anda tengok pasti ada yang seperti rumah hunian. Saya sampaikan itu karena ada laporan dari masyarakat. Itu mesti ditertibkan juga," ujar politikus Partai Golkar Padang.
 
Top