N3, Aceh - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh melalui Bidang Rehabilitasi Seksi Penguatan Lembaga Rehabilitasi (PLR) melakukan kegiatan Pelatihan Petugas Rehabilitasi komponen masyarakat di Bidang Asesmen dan Rencana Intervensi yang dilaksanakan di salah satu hotel Banda Aceh.

Kegiatan tersebut di ikuti oleh 30 orang peserta yang terdiri dari 11 komponen masyarakat yaitu BNNK dan BNNP Aceh. Dan dibuka langsung oleh Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Drs Faisal Abdul Naser MH yang didampingi oleh Kabid Rehabilitasi Sayuti M.Kes, Kasi PLR dr Deny dan Kasi Pascarehabilitasi BNNP Aceh. 

Brigjen Pol Faisal dalam sambutannya menyampaikan, "Setiap tahun angka pecandu dan atau penyalahguna narkotika selalu meningkat. Makin banyak teman, tetangga, saudara kita dan masyarakat lainnya menjadi penyalahguna narkotika. Mereka pada umumnya berada pada usia produktif. Tapi karena narkotika, mereka menjadi generasi yang lemah dan tidak bisa befungsi sosial. Begitu dahsyatnya ancaman narkotika sehingga mebuat Presiden Republik Indonesia menetapkan status keadaan darurat narkotika. Begitu juga dengan Aceh saat ini darurat narkoba. Jadi dibutuhkan peran serta seluruh lapisan masyarakat, khususnya petugas rehabilitasi komponen masyarakat sangat dibutuhkan dalam merehabilitasi penyalahguna/pecandu Narkotika," papar.

"Seyogyanya, rehabilitasi memiliki arti yang sangat penting dalam memulihkan korban penyalahguna narkotika dan juga merupakan upaya pemerintah dalam menyelamatkan generasi bangsa dari pengaruh buruk narkotika. Sehingga dapat dikatakan peran rehabilitasi sangat menentukan bagaimana negara memulihkan generasi yang sudah dirusak oleh narkotika. Maka dari itu, saya mengajak kepada seluruh peserta untuk dapat mengikuti kegiatan dengan baik sampai selesai. Sehingga nantinya program rehabilitasi narkoba ini dapat diimplementasikan dalam rangka menyelamatkan generasi muda Aceh," . PPWI
 
Top