N3, Tarakan ~ Dalam rangka mendukung tugas pokok karantina dalam melakukan pencegahan masuk dan tersebarnya hama dan penyakit hewan karantina maupun organisme pengganggu tumbuhan karantina diwilayah perbatasan RI-Malaysia maka diperlukan adanya kerjasama dengan instansi terkait.

Upaya tersebut telah dilakukan oleh Kepala Karantina Tarakan, Amril, S.Sos.MM bertemu dengan Staf Ahli Panglima TNI Bidang Hubungan Internasional, Mayor Jenderal TNI Imam Edy Mulyono, MSc, MSS di ruang VVIP Bandara Juwata Tarakan.

Kunjungan Staf Ahli Panglima TNI ke perbatasan untuk melalukan monitoring wilayah perbatasan RI-Malaysia dan melihat langsung kondisi dan permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan wilayah perbatasan. 

Amril, S.Sos.MM menyampaikan beberapa permasalahan yang ada di wilayah perbatasan terkait karantina pertanian, pencegahan komoditi pertanian secara ilegal yang masuk dari negara tetangga.

"Dimulai dari daging alana ilegal, ayam potong dari malaysia, sosis, nuget dan burger dari malaysia tanpa dokumen yang sah, belum lagi bibit tanaman dan sayuran buah ilegal, bahkan penyuludapan gading gajah dari malaysia" jelas Amril
Harapannya dengan kerjasama yang dibangun dengan TNI akan semakin memperkuat tugas pokok karantina dalam melindungi negeri dari ancaman masuknya hama dan penyakit karantina. 

"Suport dan dukungan dari berbagai pihak mas, untuk menjaga ancaman hama dan penyakit ke NKRI" jelas Amril menutup.
 
Top