N3, Padang ~ Ada kebiasaan yang sudah mentradisi di kalangan masyarakat pada setiap libur lebaran. Mengunjungi objek wisata bersama keluarga sudah seperti keharusan. Tak ayal, tempat-tempat wisata selalu dijubeli pengunjung.

Untuk bisa mencapai tempat tujuan, wisatawan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Kendaraan jenis apapun dibawa, tak perlu kendaraan usang atau pun baru, yang penting bisa dibawa ke tempat objek wisata yang ingin dikunjungi. Bahkan mereka yang tak punya, harus mencarter kendaraan agar bisa sampai ke lokasi.

Pada libur lebaran, sering dijumpai kendaraan roda dua dan empat berbagai merek dan tahun produksi. Bisa dikata, tidak ada kendaraan yang ngetem di rumah saat lebaran. Itu sebabnya, bengkel kendaraan penuh menjelang lebaran tiba.

Libur lebaran kali ini, cukup banyak kendaraan menuju objek wisata di Kota Padang. Salah satunya ke Pantai Air Manis. Meski jalur menuju lokasi ini cukup terjal, penuh tanjakan dan turunan, tetapi tidak menyurutkan niat wisatawan menuju lokasi wisata yang dikenal dengan legenda Malin Kundang itu.

Sabtu (1/7) kemarin, kendaraan roda dua dan empat 'berkepusu' ke Pantai Air Manis. Ramainya objek wisata satu ini membuat Satpol PP Kota Padang dan Satlinmas terus bersiaga.

Beragam yang datang ke Pantai Air Manis. Ada yang membawa istri dan anak. Bahkan ada pula yang harus membonceng istri dan tiga anaknya. Akibatnya, motor pun tak sanggup mendaki. Beban berat tak mampu dibawa motor matic yang hanya berkekuatan 110cc.

Seperti yang dialami seorang pengendara motor matic berwarna merah. Motor miliknya tak mampu mendaki karena beban yang cukup berat. Baru setengah tanjakan, motor maticnya berhenti setelah meraung-raung. Akhirnya pemilik motor tersebut menurunkan istri dan kedua anaknya.

Melihat kondisi itu, seorang personil Satlinmas Kota Padang datang membantu. Dua anak yang masih balita itu kemudian digendongnya di sisi kiri dan kanan bahunya. Sedangkan si ibu berjalan mengikuti dari belakang. Motor yang dikendarai bapak tadi terus berjalan hingga ke puncak pendakian.

Cukup jauh juga personil Satlinmas tadi menggendong kedua anak tersebut. Tak nampak letih di wajahnya. Saat sampai di puncak pendakian, kedua anak dan ibu tadi kembali naik motor ayahnya yang telah menunggu sedari tadi.

"Terimakasih banyak ya Pak, sudah menolong kami," ucap pemilik motor kepada personil Satlinmas tadi.

"Iya Pak, hati-hati bawa kendaraannya ya Pak, jalan terjal dan berbahaya," pesan personil Satlinmas itu.
Jalur menuju Pantai Air Manis memang dikenal cukup berbahaya. Banyak pendakian dan turunan. Jika tak pintar-pintar membawa kendaraan di sini bisa membawa maut.

Siang itu saja cukup banyak kendaraan yang harus berhenti di tengah jalan karena tak sanggup membawa beban berat. Tak jarang ditemui kendaraan roda dua yang harus didorong hingga ke puncak pendakian. Personil Satpol PP pun ikut membantu.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Padang Dian Fakri menyebut bahwa sebenarnya seluruh personilnya tidak saja memiliki sifat tegas dan keras, akan tetapi juga memiliki jiwa menolong sesama. Ketika dihadapkan dengan pelanggar Perda, personilnya tidak kenal kompromi. Begitu juga sebaliknya.(Charlie)

Cuplikan Berita

 
Copyright © Nusantaranews All Right Reserved