N3 USA -  The New York Times, mengutip sebuah dokumen yang merangkum pertemuan minggu lalu dengan Donald Trumph. Dia mengatakan bahwa  itu adalah sebuah "pekerjaan yang benar-benar gila".
Mr Comey telah menjalankan penyelidikan tentang kemungkinan kolusi antara Rusia dan kampanye pemilihan Donald Trump.

Kepala mantan FBI telah setuju untuk bersaksi di hadapan Komite Intelijen Senat tentang penyelidikan tersebut.

Laporan terakhir diterbitkan saat Mr Trump berangkat dalam penerbangan ke Timur Tengah untuk lawatan pertama tur mancanegara pertamanya sebagai presiden.

"Saya baru saja memecat kepala F.B.I. Dia gila, benar-benar pekerjaan gila," kata Mr. Trump, menurut laporan tersebut.
"Saya menghadapi tekanan besar karena Rusia. Makanya keputusan itu diambil."

Gedung Putih tidak memperdebatkan bahasa yang digunakan dalam pertemuan di Oval Office antara Mr Trump, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dan Duta Besar Rusia Segei Kislyak. 

Dalam perkembangan lain, Washington Post melaporkan bahwa pejabat Gedung Putih saat ini adalah "orang penting" dalam penyelidikan dugaan hubungan antara kampanye Trump dan Rusia.

Ini mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya yang mengetahui penyelidikan tersebut dengan mengatakan bahwa itu adalah seseorang yang "dekat dengan presiden" namun mereka tidak akan mengidentifikasi mereka lebih jauh. Gedung Putih membantah ada kolusi antara kampanye dan "entitas asing" lainnya.(Adopted  from BBC News)
 
Top