N3, Payakumbuh - Sebanyak 15 (lima belas) orang perajin tenun kota Payakumbuh mendapatkan pelatihan tenun metode Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Sumatera Barat yang bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian kota Payakumbuh.
Pelatihan yang akan berlangsung selama 8 (delapan ) hari tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian Propinsi Sumatera Barat Asben Hendri di Rumah Produksi dan Galeri Tenun, Jalan Tangah Padang Indah kelurahan Balai Panjang, Payakumbuh Selatan, Senin (10/4) siang.
Acara yang dihadiri oleh Ketua Dekranasda kota Payakumbuh, DR. Hj. Henny Yusnita, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Depi Sastra, Kabid Perindustrian M. Faizal, Kasi Industri Sandang dan Kerajinan Hayatil Mardiyah, Ketua kelompok perajin Rumah Tenun Balai Panjang Efendi, serta peserta pelatihan.
Dalam sambutannya Ketua Dekranasda kota Payakumbuh DR. Hj. Henny Yusnita mengharapkan peserta bersungguh-sungguh dalam mengikuti pelatihan ini. Apalagi pelatihan ini akan dipandu oleh pakar dan pelaku yang telah menggeluti bidang ini secara bertahun-tahun.
“Kami mengharapkan para peserta untuk bersungguh-sungguh mengikuti pelatihan ini. Apalagi yang akan memberikan materi adalah ahli dibidang tenun ini selama bertahun-tahun”, ungkap Ketua Dekranasda Henny.

Selanjutnya Henny mengharapkan dukungan yang lebih kepada para perajin dan produksi hasil tenun Payakumbuh kepada pemerintah propinsi melalui Dinas Perindustriuan dan perdagangan Propinsi Sumatera Barat.
“Dan juga, kami sangat berharap kepada pemerintah propinsi untuk terus memberikan perhatian  serta dukungan dari segala aspek dalam upaya peningkatan kualitas diantaranya, peralatan tenun, pelatihan dari segi SDM dan pengembangan teknis lainnya”, pinta Henny.
Sementara itu Kadis Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Asben Hendri, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa pemerintah propinsi Sumatera Barat akan selalu memberikan bantuan berupa pembinaan baik itu sumber daya manusianya maupun teknis pengembangan desain.
“Pemerintah Propinsi selalu akan men-support kepada setiap kabupaten dan kota yang tengah berusaha untuk mengembangkan hasil industrinya. Dukungan tersebut bisa berupa pelatihan sumber daya manusia maupun pelatihan teknis lainnya”, ujar Asben Hendri.
Kemudian Asben meminta kepada peserta untuk semangat dan selalu memotivasi diri dalam menimba ilmu, apalagi hal ini berguna dalam peningkatan kualitas hasil produksi tenun itu nanti.
“Semangatlah dan selalu memotivasi diri untuk terus meningkatkan kualitas pengetahuan agar hasil tenun Bapak dan Ibu nanti lebih memiliki daya saing tinggi “, pinta Asben
Pelatihan yang berlangsung dari 10-17 April mendatang, akan dipandu dengan mendatangkan instruktur dari perajin dan pelaku usaha dari Silungkang yaitu Aina Ulmardiyah dan Suraini. (Rahmat Sitepu)
 
Top