N3, Payakumbuh - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) cabang Payakumbuh mengadakan acara pertemuan dan diskusi dengan forum komunikasi para pemangku kepentingan utama tingkat kota Payakumbuh dalam rangka sinergi pelaksanaan program jaminan kesehatan di Aula Hotel Kolivera Sicincin, Payakumbuh Timur.

Acara yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Benni Warlis tersebut dihadiri pula oleh  Kadis Kesehatan Elzadaswarman, Kadis Sosial Idris, Direktur RSUD Adnaan WD Efriza Naldi, Kepala Cabang BPJS Payakumbuh Dahidin, sejumlah BUMN dan BUMD, pimpinan organisasi perangkat daerah, serta undangan lainnya.

Dalam sambutan pembukaan forum tersebut, Sekretaris Daerah Benni Warlis yang juga selaku Ketua Forum Pemangku Kepentingan Utama menyampaikan bahwa forum komunikasi ini berfungsi untuk melaksanakan advokasi kepada unsur pemerintah, membangun kemitraan dengan  pihak lain, dan memberikan masukan dalam rangka perbaikan program jaminan kesehatan.

"Kemudian memberikan saran, pendapat dan masukan terhadap pelaksanaan program jaminan kesehatan dimasa yang akan datang", ungkap Sekdako Benni Warlis.

Kemudin Benni Warlis menginformasikan saat ini penduduk kota Payakumbuh telah mendekati 130 ribu jiwa, dan menurut data dari BPJS Kesehatan masih ada sekitar 15,45% atau sekitar 19.998 jiwa yang belum tercover jaminan kesehatannya.

"Penduduk yang belum tercover BPJS Kesehatan bisa jadi dari kalangan siapa saja, bisa dari kalangan pegawai pemerintah non pegawai negeri, santri, mahasiswa, penghuni lapas, penduduk yang baru pindah atau masyarakat ekonomi lemah lainnya", sebut Sekdako Benni.

Selanjutnya Benni Warlis mengajak seluruh pihak baik itu BUMN, BUMD bersama-sama pemerintah daerah untuk bersinergi memberikan solusi terbaik terhadap masalah yang dihadapi seperti penyaluran bantuan CSR untuk bidang kesehatan dan lain sebagainya.

Diakhir sambutannya, Benni Warlis sekali lagi menekankan perlunya sinergitas setiap pemangku kepentingan utama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat.

"Sinergitas itu mudah untuk diucapkan namun dilapangan masih terdapat masalah-masalah yang dihadapi, kuncinya adalah duduk bersama, tekad yang sama, niat yang sama, untuk mewujudkan pelayanan terbaik bagi masyarakat", ajak Sekdako Benni Warlis.

Dipenghujung acara pembukaan, diserahkan pula secara simbolis Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari Kepala BPJS Dahidin kepada Sekretaris Daerah Benni Warlis, serta penandatanganan kerjasama pendistribusian KIS antara Kepala Dinas Sosial Idris dan BPJS untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga yang kurang mampu di Kota Payakumbuh. (Rahmat Sitepu)
 
Top