N3, Padang ~ Peruntukan Lapau Panjang Cimpago (LPC) dikawasan pantai yang dibangun Dinas Pariwisata Kota Padang sengaja diperuntukan bagi pedagang yang sebelumnya telah berjualan disekitar daerah tersebut yang bertujuan untuk mendukung wisata pantai Kota Padang yang indah dan asri. 

Namun karena ulah maling, tiba-tiba keindahan dan kenyaman pengunjung wisata dan pemilik kios tiba tiba terusik. Pasalnya Abenk sang pemilik toko pedagang baju dengan merk “Inyiak Store” saat membuka kiosnya terkejut. Karena seluruh barang barang pakaian dari berbagai merk yang ada terlihat telah berserakan. 

Dan setelah melakukan pengecekan semua barang yang ada, lalu Ia pun berkesimpulan bahwasanya kios telah dimasuki maling, dengan kerugian lebih kurang lebih kurang 4 juta rupiah. 

Abenk saat dimintai komentarnya menerangkan bahwa Ia mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat laporan dari tamu yang mengantarkan undangan kepadanya. Kemudian Iapun pergi ke kios, sesampai di kios diapun curiga, karena melihat keadaan toko telah porak poranda ditambah beberapa patung  dan baju yang sebelumnya dipajang sebagai contoh untuk dipamerkan sudah tidak dilihat lagi.

Lalu Ia melanjutkan memeriksa bagian belakang yang dijadikan gudang penyimpanan stok baju yang akan dijual. Ternyata Ia melihat dinding bangunan yang sudah terbuka sampai setengah atau sebesar lobang yang bisa dilewati badan orang dewasa. 

Yang Ia sayangkan, orang yang bertanggungjawab dengan keamanan dilokasi tempat Ia berjualan tidak dapat dihubungi, padahal Ia selalu membayar iuran wajib untuk ronda sebesar 10 ribu rupiah, sesal Abenk. 

Akhirnya merasa kesal, Abeng bersama temannya Feri langsung mendatangi Polsek Padang Barat untuk membuat laporan, dan hingga berita ini tayang Polisi masih melakukan penyelidikan akan kasus tersebut. Abe
 
Top