Nusantara ~
Kartu tanda pengenal atau kartu identitas biasanya wajib dimiliki setiap warga negara. Namun, di India hal tersebut tidak hanya berlaku untuk warga atau penduduk.

Belum lama ini, pemerintah India berencana menerbitkan kartu identitas serupa KTP untuk sapi dan kerbau.

Kedua jenis satwa yang dianggap suci oleh masyarakat Hindu itu juga akan diberi kartu kesehatan hewan, sama seperti sistem Aadhar yang digunakan rakyat India.

kartu identifikasi hewan itu nantinya disimpan pemiliknya sehingga mereka dapat mendeteksi kegiatan serta kabar setiap hewan ternak melalui informasi online.

Informasi itu akan memastikan waktu pemberian vaksin dipatuhi, siklus ternak dipantau, dan memungkinkan penelitian ilmiah untuk meningkatkan tingkat reproduksi dan produksi susu yang berkualitas.

Rencana tersebut diinisiasi oleh Perdana Menteri Narendra Modi yang akan dijalankan pada akhir 2017 mendatang. Ia berencana untuk memberi 12 digit nomor identitas untuk 88 juta ternak.
 
KTP itu rencananya berupa penanda berwarna kuning yang ditempel di bagian telinga sapi. Sementara kartunya akan dipegang sang pemilik. Penanda itu dibuat dari bahan ringan dan akan dipasangkan oleh 100 ribu teknisi khusus.

Menteri Modi berharap kebijakan ini mampu meningkatkan pendapatan sektor ternak menjelang 2022. Selain itu, “KTP” ini juga dapat mengurangi jumlah pencurian dan mengetahui informasi mengenai reproduksi ternak.
 
Top