N3, Padang ~ Lokasi perlombaan motor Cross di tepi pantai Padang di depan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan di gelar, menurut informasi diterima pelaksanaannya tanggal 5-6 Oktober 2016 mendatang.

Setiap sore lokasi ini di manfaatkan sebagai tempat latihan para peserta lomba motor cross, menurut rencana lomba di ikuti berbagai daerah di pulau Sumatera nantinya, di perkirakan para peserta dengan jumlah yang besar.

Dalam latihan saat ini, sesuai beberapa pemberitaan dari awak media, menyatakan bahwa telah mengganggu kenyamanan para Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) di sekitar lokasi tersebut sebab debu dari pasir berterbangan karena terjangan dari motor.

Saat di hubungi salah seorang pedagang di sekitar lokasi tak bersedia namanya di sebutkan, di sapa ED (Samaran), mengatakan bahwa dia memang agak terasa terganggu, tapi tidak jadi masalah dan persoalan yang berati, sebab perlombaan motor croos ini hanya sementara dan tak selamanya di laksanakan di sini.

“Saya mendukungnya di adakan perlombaan motor cross di tepi pantai, mengingat dari pada anak-anak balapan liar di jalan yang penuh resiko nyawa hadangannya, di sinilah tempat tersalurkan hobbynya dan dapat di saksikan orang banyak”.

Jadi, kita harus dapat memberikan prioritas dan memberikan motivasi buat generasi muda ke depannya, jangan mementingkan diri sendiri, beri kesempatan buat anak-anak kita untuk berkarya, menjadikan dirinya kelak, sebagai manusia yang bertanggung jawab. Ujarnya.

Dalam kesempatan itu, salah seorang anak muda enerjik dan berlian, turun dari motornya menuju lokasi tempat latihan, sambil melihat arena motor cross, dia salah satu peserta nantinya, tapi dia tidak mau nama dan identitasnya di tuliskan.

Dia katakan, tempat lokasi perlombaan motor cross di tepi pantai Padang, sangat bagus, begitu dengan pasirnya, tidak melekat dan kering, mungin lokasi ini termasuk yang terbaik untuk lomba motor cross di negeri ini, katanya.

Saya senang dan bangga atas kreatif panitia penyelenggara kegiatan lomba motor cross di Kota Padang, ini membangkitkan rasa kebangsaan dan mencintai NKRI, dari kegiatan banyak manfaat kita ambil, sebab para pesertanya kaum muda.

Pertama kali kita dapat mengajak kuala mudak selalu kreatif dan inovasi, secara tak langsung para pemuda akan melupakan perbuatan maksiat karena dirinya telah di bekali berbagai ketrampilan dan keahlian serta sibuk dengan latihan.

Baik dan buruknya bangsa ini terletak di tangan para pemuda dan pemudinya, bila anak bangsanya kuat dan kokoh, bangsa itu sendiri akan kuat, tapi bila para pemuda/inya terlibat maksiat niscaya negara tersebut akan hancur, tambahnya mengakhiri. (tf)
 
Top