N3, Padang - Kepala Dinas Pasar Raya Kota Padang, Endrizal setiap rencana pekerjaan terus lakukan pendekatan secara persuasif kepada PKL (Pedagang Kretif Lapangan), apapun macam rencana kerja, sehingga para PKL paham dan mengerti tujuan dari sebuah proyek yang akan di bangun di dalam Pasar Raya

Pendekatan secara persuasif yang berkelanjutan arus selalu di bina dan jaga dengan baik antara pemerintah dengan PKL atau dengan masyarakat dalam satu tujuan sehingga mengahasilkan suatu keputusan bersama untuk ujudkan pembangunan.

Disampaikan Arliswandi Informasi tersebut, Kamis (1/9) usai acara peletakan batu pertama pembangunan Pasar Inpres III Pasar Raya Padang oleh Walikota H. Mahyeldi Ansharullah, SP.

Arliswandi katakan seperti yang telah kami lakukan dalam pembenahan dan pembangunan pasar raya, walaupun sering mendapat hambatan dan rintangan dari PKL, tapi setelah kami laksanakan metode secara persuasif lebih mendalam kepada seluruh anggota PKl di pasar raya tidak ada yang menolak untuk membangun pasar, “ujarnya

Selanjutnya Kepala Dinas Pasar Raya Padang, Endrizal katakan tentu jelas kita dari Pemerintah Kota harus berkomitmen dan menjelasan tujuan sebuah pembangunan pasar yang di manfaatkani oleh para PKL itu sendiri nantinya, sehingga pasar akan bersih, tertata dengan baik dan orang akan senang belanja masuk kedalam pasar karena tidak becek, berbau dan kotor lagi.

“Jadi, dalam penertiban penataan para PKL, tidak akan di temui halangan dan persoalan yang berati sebab sebelumnya kita telah menjelaskan dengan rinci sejelas-jelasnya,” ungkap Endrizal

Dalam penataan dan pembangunan pasar selama ini para PKL selalu mengkritik dan menentang dengan bermacam cara, kayaknya pasar ini tidak boleh di bangun dan di renopasi, tentu pasar ini kelihatan semberaut karena tidak terawat. Jelas orang tak mau belanja dan masuk ke dalam pasar.

Disinilah peranan seorang pemimpin yang penuh memiliki inovasi dan kreatif, selalu persuasif dalam melaksanakan tugas di lapangan, Endrizal sebagai Kepala Dinas Pasar tak putus asa terus lakukan pendekatan baik secara perorangan dan mengadakan pertemuan dengan seluruh para PKL.

Sehingga setiap terjadi penataan lapak-lapak PKL, tidak ada kita temui hal yang tidak kita inginkan, bahkan PKl itu yang bongkar bangunan di milk sendiri, tentu disini kita harus memberikan apresiasi yang luar biasa, karena para PKL sudah memahami aturan dan peraturan yang kita buat dan di sepakati, “ujar Endrizal”. saat di kofermasi.

Seperti kita ketahui penataan yang telah kami laksanakan berjalan mulus dan sukses tanpa ada keributan sama sekali : di antaranya penataan PKL di depan Duta Merlin. Penataan PKL di depan Parkir Ex. Parkir Matahari / Fase VII. Penataan PKL sepanjang jalan Pasar Raya, boleh berjualan di mulai dari pukul 15.00 WIB.

Begitu juga kami lakukan penataan PKL di sepanjang jalan Sandang Pangan. Penataan PKL di Bundaran Air Mancur di depan pertokoan Bola, di pindahkan lokasi ke Kuliner Kapal yang di sediakan oleh Dinas Pasar.

Di samping itu, juga telah di lakukan penertiban di jalan Simpang Kandang di mulai pukul 03.00 WIB pagi sampai 18.00 WIB. Di awas oleh petugas di bagi 2 (dua) Shif. Shif I (Pertama) mulai laksanakan tugas dari pukul 00.30 WIB sampai 11.00 WIB sedangkan Shif II (dua) di mulai pukul 11.00 WIB sampai 18.00 WIB. (Taf Chaniago)
 
Top