Himbauan dari Walikota Padang terhadap masyarakat untuk saling menjaga ketentraman dan ketertiban selama bulan suci Ramadhan 1437 H diabaikan oleh beberapa oknum diKota Padang, Sumatera Barat.

Larangan untuk tidak menjual petasan pada bulan Ramadhan justru tidak dihiraukan oleh sebagian oknum yang tidak bertanggung jawab itu, pada bulan yang penuh berkah ini, mereka masih melakukan aktifitas penjualan petasan.

Rudi Yanto (47), Warga Kampung Batu, Kelurahan Batang Arau merasakan kekesalannya terhadap anak-anak bermain petasan diatas Jembatan sitinurbaya Kota Padang, Sumatera Barat, Anto Kesal lantaran anak-anak yang bermain petasan tersebut sudah diluar kendali, mereka masih bermain petasan sampai larut malam.

"Saya Kesal, anak-anak ini bermain petasan sudah keterlaluan, orang lagi lagi menjalankan ibadah sholat tarweh didalam masjid, mereka asik main petasan dan ribut-ribut diluar, tegasnya saat dikonfirmasi media ini dijembatan sitinurbaya senin malam pukul 23.00 Wib (6/6).

Ia juga menyampaikan, bukan hanya petasan saja yang bikin ia kesal, namun aksi dari anak-anaj yang datang dari luar kampungnya, dengan membawa senjata tajam seperti samurai, golok, dan juga parang yang mereka buat sendiri, namun ada juga yang membawa botol-botol minuman, kayu-kayu balok, dan besi panjang,

" Sudah keterlaluan sekali anak-anak ini, mereka datang dengan sepeda motor, lalu membawa senjata dan berkumpul diatas jembatan sitinurbaya, kemudian tauran dengan membawa senjata tajam, mana aparat penegak hukum kenapa tidak dilakukannya tindakan ?, tanya anto.

Sementara itu ia mengaku kecewa dengan lemahnya tindakan dari aparatur penegak hukum terkait (Polisi dan Satpol PP -Red) yang belum bisa menangani kasus kenakalan yang dibuat oleh anak-anak tersebut.

"Saya kecewa, tawuran sudah sering terjadi dilokasi ini, namun tindakan dari Polisi dan Satpol PP belum ada sama sekali, padahal ini sudah menganggu kenyamanan dan ketertiban terhadap masyarakat disini, Ujarnya dengan penuh kekecewanaan.

Anto Berharap, adanya ketegasan dari aparatur hukum untuk menindak perilaku buruk dari anak-anak tersebut, kemudian juga menindak para penjual petasan yang ada diKota Padang ini, karena itu sudah sangat mengganggu.

" Saya sangat mengharapkan, ketegasan dari aparatur terkait, ini sudah keterlaluan."harapnya. A7
 
Top