N3, Tanahdatar ~ Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit beserta rombongan pemerintah Provinsi Sumatera barat kembali melakukan kunjungan safari ramadhan 1437 H. Pada hari ini jumat, 9 juni 2016 jadwal kunjungan safari ramadhan Wakil Gubernur Sumatera barat yaitu di mesjid Baiturrahim Pagaruyuang Koto, Kec.Tanjung Mas, Kab.Tanah Datar.
 
Turut hadir mendampingi, Asisten II Syafruddin, Kepala dinas pariwisata & ekonomi kreatif Sumbar Burhasman, Kepala dinas Perhubungan Amran, Kepala dinas Perikanan Yosmeri, Kepala DPKAD Zaenudin, dan Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma.
 
Dalam sambutannya Wakil Gubernur mengatakan, proses politik sudah selesai, tidak ada lagi kita yang terpecah belah/kubu si A, si B, si C, dan sebagainya. Sudah saatnya kita bersatu menatap kemajuan daerah kita Sumatera Barat kedepan.
 
"Saat ini kita sudah memiliki pusat budaya minangkabau yaitu Istana Pagaruyung. Bagaimana kedepan betul-betul istana pagaruyung ini bisa menjadi ikon, pusat budaya, adat istiadat minangkabau yang dikenal oleh banyak orang. Ini perlu kita persiapkan bersama sama secara matang dalam rangka melestarikan budaya dan adat istiadat kita serta memajukan pariwisata kita di Tanah Datar ini."
Guna mendukung pengembangan destinasi pariwisata istana pagaruyung ini, Nasrul Abit juga mengatakan agar akses menuju lokasi juga harus mendukung, salah satunya dengan melakukan perbaikan dan pelebaran jalan agar para pengunjung tidak malas untuk berwisata ke Pagaruyung hanya karena akses infrastrukturnya yang tidak mendukung.
 
"Kami juga sudah membuat komitmen bersama bupati/walikota. Tugas bupati sampai bulan juli/setelah lebaran yaitu membersihkan semua tindakan premanisme, tukang pakuak, dan sebagainya dalam rangka kita membangun pariwisata di daerah kita ini agar para wisatawan merasa nyaman dan tidak resah berwisata ke daerah kita. Kita juga sudah membuat hotline pengaduan, jadi jika ada oknum dilokasi wisata kita yang masih melakukan tindakan tindakan yang membuat wisatawan merasa tidak nyaman tolong segera bapak ibu laporkan, maka akan ada satgas yang turun langsung menangani hal tersebut." Tegas Nasrul Abit.
 
Selain itu Nasrul Abit juga menegaskan bahwa saat ini Sumatera Barat sedang dalam keadaan darurat narkoba. Sebanyak 3.332 orang pecandu narkoba. Di Sumbar daerah tertinggi pecandu narkoba pertama Kota Padang, kedua Kota Bukittinggi. Selain narkoba, masalah LGBT juga saat ini sedang menjadi penyakit masyarakat yang sangat meresahkan, masalah ini terutama terjadi pada kalangan remaja.
 
"Sekarang orang tua jika ingin menikahkan anaknya harus jelas, buat surat keterangan bahwa anak tersebut laki-laki atau perempuan". Tegasnya. Dimas
 
Top