N3, Padang -- Ketua Komisi III DPRD Kota Padang Helmin Moesim menghimbau agar masyarakat agar dapat menjalankan ibadah dibulan ramadhan 1437 H 2016 M ini secara khusuk, saling menghargai antar umat beragama sangat perlu sekali dalam hal ini,"ujarnya, Jum'at(3/6) dari Jakarta.

Kita akui di Kota Padang merupakan daerah yang multi etnis, dimana di kawasan Pondok merupakan kawasan yang identik dengan etnis tionghoa nya. Untuk itu bagi pedagang makan dikawasan tersebut agar bisa membuatkan semacam tulisan di warung , kedai atau rumah makan masing- masing yang berbunyi "khusus untuk non muslim".

Dengan demikian bisa dikatakan bagi muslim yang makan minum disana berarti dia tidaklah orang muslim yang beriman. Kerena dalam Islam di sebutkan, "Hai orang - orang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagai  mana orang - orang sebelum kalian semoga kamu bertaqwa.

Kemudian bagi pedagang dikawasan pasar raya yang membandel silahkankan saja di tindak.Satpol PP Padang harus tegas, tidak ada beking - bekingan dalam hal ini. Sesuai program Pemko menciptakan Padang yang  Religius," pungkas Helmi.

Hal senada disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Padang Usman Ismail yang akrab di panggil BU. Ia menyampaikan mari bersama saling menjaga dan menghormati antar umat beragama di Kota Padang, hargai umat islam yang lagi menjalankan ibadah puasa selama ramadhan.

"Lanjutnya, terhadap umat muslim yang tidak menjalani ibadah puasa, begitu juga umat yang non muslim, agar dapat tidak melakukan aktifitas dalam membeli atau makan diruangan yang terbuka, ia menyarankan agar sekiranya dapat dilakukan dirumah saja,"ujarnya.

"Sesuai ederan dari pemerintah pada pukul 16.00 WIB bagi pedagang makanan baru boleh buka. Diminta agar  dapat memahami tidak buka pada siang hari untuk saling menghormati umat muslim yang lagi menjalankan ibadah puasa," pungkasnya.

"Kemudian bagi pedagang yang membandel yang buka sebelum jam nya, sesuai surat ederan pemko ,maka dari aparat penegak perda yakni Satpol PP Padang harus bisa mengambil kebijakan," ungkap BU. (M7)
 
Top