PADANG, NUSANTARANEWS.NET
Upaya memperkuat pendidikan karakter berbasis agama terus digalakkan di Kota Padang. Kali ini, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang menggandeng Dompet Dhuafa Singgalang untuk mendistribusikan 500 mushaf Al-Qur’an bagi para santri dan penghafal Al-Qur'an di berbagai titik strategis.
Program kolaborasi ini menyasar masjid, mushalla, hingga Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) yang selama ini memiliki keterbatasan fasilitas belajar atau kondisi mushafnya sudah tidak layak pakai.
Salah satu momen haru terlihat di MDTA Nurul Huda, Masjid Al-Bahrain, Kota Padang. Sebanyak 67 mushaf baru diserahkan langsung kepada para santri yang menyambutnya dengan penuh semangat. Sebelumnya, distribusi juga telah menyentuh tujuh titik rumah ibadah lainnya.
Tak hanya fokus pada pusat kota, bantuan ini juga menjangkau:
Kawasan Pasca-Bencana: Wilayah terdampak banjir mendapat prioritas agar kegiatan spiritual warga tetap terjaga di masa pemulihan.
Pusat Pendidikan Agama: Masjid dan mushalla yang menjadi sentra pembelajaran generasi muda.
Mencetak Generasi Qur’ani
Program ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi sumber daya manusia di Sumatera Barat. Dengan tradisi keagamaan yang kuat, ketersediaan Al-Qur’an yang layak diharapkan mampu memacu kualitas ibadah masyarakat, mulai dari membaca, memahami, hingga menghafal.
"Kami berharap bantuan ini menjadi pemantik semangat bagi generasi muda untuk lebih akrab dengan Al-Qur’an. Ini adalah langkah nyata dalam membina akhlak dan spiritualitas anak bangsa," tulis perwakilan dari program tersebut.
Kolaborasi Publik dan Filantropi
Kerja sama antara sektor publik (Perumda) dan lembaga filantropi (Dompet Dhuafa) ini menjadi model inspiratif dalam pembangunan sosial. Melalui gerakan ini, Dompet Dhuafa Singgalang juga mengajak masyarakat luas untuk ikut serta mendukung pendidikan Al-Qur’an demi mencetak insan yang berilmu dan berakhlak mulia.
Dengan adanya program ini, diharapkan tidak ada lagi kendala bagi santri di Padang untuk memperdalam ilmu agama hanya karena keterbatasan sarana.

No comments:
Post a Comment