PADANG, NUSANTARANEWS.NET
Memasuki musim kemarau, warga Kota Padang diimbau untuk mulai berhemat. Perumda Air Minum Kota Padang melaporkan adanya penurunan signifikan pada ketersediaan air baku.
Kasubag Humas Adhie Zein mengungkapkan bahwa debit air di beberapa sumber utama merosot hingga 30%, yang berdampak langsung pada kelancaran distribusi ke pelanggan.
Pegambiran Jadi Wilayah Paling Rawan Meski hampir seluruh wilayah terdampak, kawasan Pegambiran berada di zona merah. Hal ini dikarenakan wilayah tersebut bergantung pada Intake Gambir yang secara teknis paling cepat mengering saat kemarau tiba.
Strategi "Gilir Aliran" Mulai Berlaku Demi memastikan keadilan distribusi, Perumda terpaksa mengambil langkah taktis seperti sistem bergilir. Aliran yang biasanya 24 jam kini disesuaikan (pola siang/malam). Penyesuaian Tekanan: Penurunan tekanan air di beberapa wilayah guna menjaga stabilitas pipa.
Bantuan Tangki Gratis: Untuk kondisi darurat, armada mobil tangki disiagakan bagi pelanggan maupun masyarakat umum. Langkah Antisipasi PerumdaAksi StrategisTujuanPembersihan IntakeMemastikan sisa air baku tidak terhambat material/sedimen. Percepatan PerbaikanMeminimalisir kehilangan air akibat kebocoran pipa. Mitigasi RisikoPemetaan wilayah yang berpotensi mati total.IPA Taban 3Proyek jangka panjang di Palukahan untuk menambah kapasitas produksi.
Adhie Zein mengingatkan bahwa jika kemarau menjadi ekstrem, penurunan debit bisa menyentuh angka 50%. Oleh karena itu, sinergi masyarakat sangat dibutuhkan melalui langkah-langkah berikut:Tampung Air: Siapkan cadangan air secukupnya saat aliran sedang mengalir.
Gunakan Secara Bijak: Prioritaskan air untuk kebutuhan pokok (masak dan minum).Cek Instalasi: Pastikan tidak ada kran yang bocor di area rumah.Jaga Sumber Air: Jangan membuang sampah ke sungai agar kualitas air baku tetap terjaga meski kuantitasnya berkurang."Kami tetap memprioritaskan kualitas melalui uji lab intensif, namun kami butuh kerja sama pelanggan untuk berhemat selama masa sulit ini," tutup Adhie. **

No comments:
Post a Comment