Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Derita Perempuan dan Anak Gaza

Thursday, February 26, 2026 | Thursday, February 26, 2026 WIB

Oleh. Puji

Sebuah studi terbaru yang diterbitkan jurnal medis The Lancet Global Health mengungkap jumlah korban tewas di Gaza selama 15 bulan pertama operasi militer Israel mencapai lebih dari 75.000 orang. Penelitian independen berbasis survei populasi pertama di Gaza itu menemukan 56,2 persen korban tewas akibat kekerasan merupakan perempuan, anak anak dan lansia (https://www.metrotvnews.com/20/2/2026).

Penjajah zionis diyakini menggunakan senjata termal dan termobarik untuk membunuh ribuan warga jalur Gaza Palestina. Senjata ini membuat jasad seolah menguap atau hilang tanpa jejak. Penjajah zionis terus menyerang Gaza meski sedang gencatan senjata. Banyak korban perempuan dan anak baik terluka bahkan kehilangan nyawa. Kalau kita melihat tentunya sangat memprihatinkan kondisi perempuan dan anak anak juga lansia di Gaza yang mengalami penderitaan sampai saat ini dan tidak tahu kapan tak kunjung berakhir. 

Saat ini di bulan Ramadhan yang penuh ampunan dan barokah. Kaum muslimin yang ada di Gaza menjalani ibadah shaum Ramadhan maupun shalat tarawih dan tadarus Alquran di bawah bayang bayang peperangan dan kekerasan yang dilakukan oleh penjajah. Bahkan banyak perempuan maupun anak anak dan lansia yang mengalami penderitaan secara fisik maupun psikis di bulan Ramadhan yang penuh barokah.  Tetapi kaum muslimin di Gaza tetap semangat dan bertawakal penuh kepada Allah SWT dalam menjalankan ibadah Ramadhan di tengah suasana perang dan kekerasan yang dilakukan oleh zionis. Hal ini seharusnya menjadi cambuk bagi kita kaum muslimin yang ada di belahan dunia lainnya yang tidak mengalami penderitaan ataupun peperangan oleh penjajah. Bahkan penjajah di Gaza Palestina menggunakan senjata termobarik untuk membunuh kaum muslimin yang ada disana. Sungguh ini merupakan tindakan biadab dan keji yang tidak berperikemanusiaan.

Serangan dan gempuran yang dilakukan penjajah zionis menyasar warga sipil termasuk perempuan dan anak anak. Kejahatan zionis ini tak bisa ditolelir dan diberikan solusi damai. Kerusakan dan kekejian yang dilakukan sudah melampaui batas perikemanusiaan dan perikeadilan.  Oleh karena itu kejahatan ini harus dihentikan dengan jihad oleh tentara kaum muslimin untuk menyelamatkan jiwa kaum muslimin Gaza yang tertindas. Tetapi kita melihat sampai saat ini dunia belum mampu menghentikan kejahatan dan kekejian zionis meskipun ini termasuk pelanggaran HAM berat. 

Memerangi penjajah zionis yang telah membantai kaum muslimin termasuk korbannya perempuan, anak anak dan lansia itu hukumnya wajib. Tidak boleh ada upaya untuk berdamai, mengalah apalagi memberikan jalan bagi penjajah zionis untuk menguasai negeri negeri kaum muslimin dan melakukan genosida. Butuh persatuan kaum muslimin di seluruh dunia untuk mengirimkan pasukan dibawah kepemimpinan berdasarkan Islam dan Alquran sebagaimana yang pernah dilakukan pada masa Rasulullah SAW dan Khulafaur Rasyidin agar negeri negeri muslim dan Gaza bisa melawan zionis yang biadab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update