Nusantaranews.net, Sumbar - Sumatra Barat kembali diterpa bencana banjir galodo dan tanah longsor yang melanda beberapa wilayah, termasuk Nagari Singgalang, Tambangan, dan Guguak Malalo. Bencana ini membawa tantangan besar bagi masyarakat setempat, terutama bagi pengungsi yang kehilangan akses terhadap kebutuhan pokok.
Di tengah kondisi sulit tersebut, Edriana Noerdin, yang akrab disapa Uni Nana, hadir memberikan bantuan dan dukungan. Dikenal dekat dengan masyarakat Minang, Uni Nana segera menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan warga terdampak, mulai dari selimut, beras, telur, hingga bumbu dapur.
Lebih dari 270 pengungsi dilaporkan hanya memiliki sedikit selimut. Mendengar hal ini, Uni Nana langsung mengirimkan tambahan bantuan untuk memastikan semua pengungsi tetap hangat. Ia juga berkoordinasi dengan Wali Nagari dan relawan lokal agar bantuan bisa tepat sasaran meski beberapa daerah sempat terisolasi akibat air bah.
Uni Nana mengingatkan bahwa sekecil apa pun bantuan yang diberikan dengan ikhlas bisa menjadi harapan bagi mereka yang sedang diuji. Ia mengajak masyarakat untuk menjadi “lilin kecil” yang meringankan beban sesama di tengah kegelapan akibat bencana.
Aksi nyata dan kepedulian Uni Nana menjadi inspirasi bagi masyarakat Sumatra Barat. Dengan kebersamaan dan gotong royong, ia berharap warga terdampak bencana dapat bangkit, menjalani masa sulit dengan ketabahan, dan menemukan harapan baru melalui solidaritas sesama.(Ads)

No comments:
Post a Comment