Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sesepuh dan Kader Dorong Penyegaran: Wirman Putra Menguat Jadi Calon Ketua DPD II Golkar Payakumbuh

Tuesday, November 18, 2025 | Tuesday, November 18, 2025 WIB Last Updated 2025-11-18T06:32:24Z

Nusantaranews.net Payakumbuh — Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Payakumbuh, dukungan terhadap Wirman Putra Dt. Rajo Mantiko Alam terus menguat sebagai calon ketua DPD II periode 2025–2030. Sejumlah kader senior menilai bahwa Golkar Payakumbuh membutuhkan kepemimpinan baru setelah YB Dt. Parmato Alam menuntaskan dua periode kepemimpinan, sesuai dengan ketentuan internal Partai Golkar.


Dalam struktur organisasi Partai Golkar, jabatan ketua DPD pada umumnya dibatasi maksimal dua periode sebagai bagian dari mekanisme regenerasi dan penyegaran internal. Prinsip ini mendorong kader untuk bergiliran memimpin dan mengembangkan partai di tingkat daerah.


Sejalan dengan itu, para kader menilai bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat bagi Golkar Payakumbuh untuk memasuki era kepemimpinan baru, dan Wirman Putra dinilai memiliki kapasitas paling siap untuk melanjutkan roda organisasi.


Dengan jabatan sebagai Ketua DPRD Payakumbuh, Wirman Putra dinilai memiliki pengalaman strategis dalam membangun komunikasi politik dan tata kelola organisasi. Beberapa kader menyebut gaya kepemimpinannya lebih progresif dan mampu merangkul berbagai kelompok di internal partai.


“Sudah saatnya estafet kepemimpinan Golkar Payakumbuh beralih ke Wirman Putra. Beliau memiliki kapasitas lebih kuat dan rekam jejak kerja yang jelas,” ungkap salah satu kader senior.


Selain kapasitas politik, Wirman Putra juga merupakan Niniak Mamak dari Nagari Koto Nan Godang, nagari dengan populasi terbesar kedua di Kota Payakumbuh yang selama ini banyak melahirkan tokoh nasional dan daerah. Status adat ini membuat dirinya memiliki kedekatan kultural dengan masyarakat, terutama dalam hal pengayoman dan kepemimpinan tradisional.


Pandangan Senior: Pembatasan Dua Periode Penting untuk Perkaderan


Tokoh Golkar Payakumbuh, Weri Yunaldi yang akrab di panggil Haji Singa, secara tegas menyebut bahwa pembatasan dua periode adalah prinsip penting dalam Partai Golkar.


“Sebaiknya jabatan ketua cukup dua kali. Mau sukses atau tidak, tetap harus memberi ruang bagi kader lain agar kaderisasi berjalan,” ujarnya.


Ia juga menekankan bahwa pengurus baru nantinya tetap perlu merangkul para senior.


“Pengurus baru wajib kembali memanggil senior Golkar untuk meminta masukan, agar Golkar semakin maju di Kota Payakumbuh,” tambahnya.


Dukungan kuatpun datang dari H. Tasrif SH, atau yang akrab disapa Om Shay, sesepuh Golkar yang telah aktif sejak tahun 1990 dan pernah menjabat sebagai pengurus selama dua periode.


Menurutnya, sudah menjadi fakta politik bahwa korelasi antara jabatan Ketua DPRD dan Ketua DPD Partai Golkar terbukti membawa dampak positif bagi popularitas dan elektabilitas partai.


Menurut Om Shay, kondisi saat ini sangat ideal untuk Golkar Payakumbuh.


“Momentum sekarang sangat tepat. Ketua DPRD Payakumbuh sedang dijabat oleh kader Golkar yang potensial. Secara obyektif, kader yang energik dan sedang berada di pucuk pimpinan legislatif adalah sosok yang paling tepat memimpin partai ke depan,” ujarnya.


Terpisah, anggota DPRD Kota Payakumbuh tiga periode, Abdul Khair, turut menyampaikan pandangannya.


“Saya juga berpendapat sama. Serahkan saja kepada Dt. Wirman Putra Dt. Mantiko Alam, karena kita yakin beliau mampu memimpin Partai Golkar saat ini,” ujar Abdul Khair.


“Apalagi beliau sekarang dipercaya sebagai Ketua DPRD Kota Payakumbuh, tentu beliau mampu mengayomi seluruh kader partai besar ini,” tuturnya.


Baik tokoh adat, kader senior, maupun masyarakat umum meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Wirman Putra, Partai Golkar Payakumbuh berpeluang besar kembali menjadi pemenang Pileg mendatang. (Rstp)


No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update