Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Masihkah Malas Hadir di Taman Surga?

Tuesday, November 11, 2025 | Tuesday, November 11, 2025 WIB Last Updated 2025-11-11T04:02:39Z




Oleh Herawati ,SE

Aktivis Muslimah


Ketika mendengar kata "Taman Surga", apa yang kita bayangkan? Yang pasti terbayang dalam benak kita adalah suatu taman yang dipenuhi keindahan luar biasa, kedamaian, bunga-bunga yang meneduhkan hati dan menyejukkan jiwa. Kebahagiaan yang dirasakan adalah kebahagiaan hakiki, yang melampaui segala sesuatu yang dapat dialami di dunia fana. Saat ini majelis ilmu adalah "Taman Surga" di dunia. Tapi mengapa kita seringkali malas hadir? Walaupun rasa malas itu merupakan bagian dari fitrah manusia. Namun tidak semestinya kita memperturutkan rasa malas hingga melalaikan perkara syariat.

Keutamaan Majelis Ilmu

Majelis ilmu memiliki keutamaan, diantaranya :  dimudahkan jalan ke surga, mendapatkan ketenangan dan rahmat Allah, menjadi bagian dari jihad fii sabilillah, dan diampuni dosa-dosanya.  

Dalil-dalilnya adalah hadis yang menyatakan, "Barangsiapa menempuh jalan menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya untuk menuju surga" (HR. At-Tirmidzi, Abu Daud). 

 قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّهُ لَيَسْتَغْفِرُ لِلْعَالِمِ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَمَنْ فِي الْأَرْضِ حَتَّى الْحِيتَانِ فِي الْبَحْرِ 

Dari Abu Ad Darda` ia mengatakan bahwa “Aku mendengar Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya akan memintakan ampun untuk seorang alim makhluk yang di langit dan di bumi hingga ikan hiu di dasar laut.” Hadist ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah) 

Rasulullah saw bersabda:

 مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ أَرَادَ الأَخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ 

“Barang siapa menginginkan kebahagiaan dunia, maka tuntutlah ilmu dan barang siapa yang ingin kebahagian akhirat, tuntutlah ilmu, dan barangsiapa yang menginginkan keduanya, tuntutlah ilmu pengetahuan”.

Faktor Penyebab Rasa Malas

Setiap orang akan menghadapi semangat dalam beramal dan ada masanya ia kendor dalam beramal (malas). 

Faktor penyebab rasa malas: 

* karena terlalu berlebihan dalam suatu amalan, shg aktivitas   yang dilakukan juga  berlebihan. Tanpa istirahat yang cukup akhirnya menyebabkan kelelahan dan hilangnya energi.

* tidak adanya suasana keimanan yang menyertai setiap amalnya. 

Ia beramal bukan ditujukan pada Allah dan semata, namun, mengharapkan pujian manusia atau imbalan materi. Saat amal dilakukan tapi minim pujian dan imbalan materi akhirnya menjadikannya malas untuk melakukannya lagi.

Cara Mengatasi Rasa Malas

Pertama, meminta perlindungan pada Allah dari sifat malas dengan doa, "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian." (HR Bukhari dan Muslim)

Kedua, memastikan diri untuk terus mengikuti majelis ilmu. Karena jika majelis ilmu sudah sering ditinggalkan untuk bangkit dari rasa malas pun tak mampu dilakukan. Hanya dengan memahami berbagai tsaqafah Islam, rasa malas bisa ditepis. Sebab dengan ilmu kita bisa lebih produktif, kreatif, dan inovatif. Asupan ilmu "langit" akan menguatkan dan mengukuhkan langka setiap muslim.

Ketiga, jika rasa malas muncul karena dosa yang dilakukaan saat pagi, siang, atau malam hari. Hendaklah memperbanyak istighfar, memohon ampunan pada Allah Swt..

Terkhusus dosa kecil yang sering diremehkan dan dilupakan kebanyakan manusia. Padahal itu merupakan salah satu penyebab lesu, malas, dan meremehkan ibadah dan ketaatan.

Allan Swt  berfirman, "Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri." (QS Asy-Syura: 30)

Dengan demikian, rasa malas bisa dihalau dengan melakukan beberapa amalan di atas. Meski kita menemukan setiap amal ada masa malasnya, tapi tidak membuat kita menjadi orang-orang yang futur dalam kehidupan. Pastikan berada di tengah-tengah orang yang beriman dan beramal saleh, hal ini juga menjadi salah satu "obat" malas. Berada dalam lingkaran orang yang beriman dan beramal saleh menjadikan kita terus berlomba-lomba dalam kebaikan, rasa malas pun bisa ditemukan segera jalan keluarnya. ( MNews) Masyaallah.

Wallahualam bissawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update