Oleh : Tini
Narkoba, masalah narkoba seakan tak pernah sepi dari pemberitaan. Pemakainya pun beragam, mulai dari orang dewasa hingga yang masih anak - anak dibawah umur sebagaimana belum lama ini sebanyak 15 anak SMP di Surabaya dinyatakan positif mengonsumsi narkoba ini. Hal itu terungkap saat Badan Nasional Narkotika Provinsi Jawa Timur melakukan tes urine secara acak di jalan Kunti, kecamatan Semampir Surabaya
Mirisnya, ternyata jalan Kunti selama ini dijuluki sebagai Kampung Narkoba di Surabaya. Di sana berjajar bedeng- bedeng kecil yang terbuat dari kayu beratapkan terpal.Tempat itu di duga kerap digunakan orang untuk transaksi narkoba hingga pesta sabu (Cnnindonesia , 14/11/2025).
Kasus tersebut, jelas sangat memprihatinkan. Bagaimana tidak anak sekolah, remaja saat ini nampak kehilangan nilai keimanan dan kebahagiaan yang hakikibsehingga mudah cepat terjebak dalam dunia narkoba. ini semua bukan tanpa sebab, mengingat ada banyak hal yang menjadi pemicu, penyebab, diantara nya : (1) adanya penasaran ingin mencoba yang kemudian menjadi ketergantungan apalagi pada usia remaja yang memiliki keinginan untuk mencobanya.(2) Adanya pengaruh lingkungan atau pergaulan yang salah Dan itu, Kampung Narkoba itu kalau di biarkan, maka akan menjadi malapetaka bagi remaja
Tak hanya itu saja menjadikan narkoba yang mudah diakses oleh berbagai kalangan tak terkecuali pada anak - anak karena begitu masifnya perdagangan dari para pencari cuan hari ini dalam pemasarannya. Karena nilai cuannya yang sangat menggiurkan tak sedikit oknum yang terjun dalam menjalani bisnis haram tersebut, walau dengan berbagai konsekuwensi yang nantinya ia akan dapatkan jika ketahuan.
Di sisi lain, walau banyak bandar narkoba yang telah tertangkap dan diberi hukuman namun ibarat kata mati satu tumbuh seribu. Tentu ini pun menjadi tanda tanya besar, terkait sanksi yang ada di negeri ini
Timbul pertannyaan, apakah ini ada kemungkinan salah satu strategi penjajahan asing dalam atau cara menghancurkan para generasi bangsa ? Karena sungguh perang, yang disitu dilakukan tanpa senjata, justru sangat berbahaya dan mematikan sebab peredaran narkoba ini aksinya begitu rapi dn halus dan jarang ketahuan . Dan budaya liberal yang tak ketinggalan dalam mewarnai pemahaman masyarakat saat ini.Tak terkecuali para generasi bangsa yang baru tumbuh, di kalangan anak muda, Menganggap apapun boleh dilakukan tanpa memandang lagi nilai- nilai Agama, halal haram nya, yang penting senang banyak uang. Padahal telah terbukti menjadi rahasia umum bahwa berbagai efek, akibat yang ditimbulkan dari penggunaan narkoba ini, berkaitan erat dengan resiko terjadi nya gangguan kesehatan bagi penggunanya. Resiko yang akan muncul yaitu : gangguan fungsi otak, dehidrasi, bingung, hilang ingatan, kejang bahkan bisa menghantarkan kepada Kematian. Belum lgi berbagai masalah sosial yang ditimbulkan, khusus nya mereka yang telah menjadi pecandu. Akan menghalalkan segala cara, untuk memperoleh rupiah untuk mendapatkan barang haram tersebut. Kalau sudah seperti itu, apapun akan d lakukan dan hal itu jelas akan merugikan orang lain Bukan hanya merugikan orang lain tetapi merugikan dirinya sendiri yang lebih fatal .Generasi juga akan rusak jauh dari harapan dari cita cita yang luhur , bahkan tidak mampu bersaing dengan negara - negara yang maju saat ini. Sebab kwalitas hidup mereka tidak mampu untuk bersaing , karena buruk nya kesehatan fisik dan mental mereka .Sebab apa jadi nya negri ini , apabila memiliki generasi bangsa yang tidak dapat melanjutkan cita - cita dan perjuangan bangsa .
Karenanya, semua berbagai pihak harus nya bekerja sama dalam menjaga generasi muda , agar terhindar , terjauh kan dari barang yang haram tersebut .Oleh karena itu tidak ada tempat berlindung yang aman bagi penyalahgunaan narkoba ini di negri sekuler kapitalis ini , yang memisahkan agama dari kehidupan , jika ada semua pihak akan bekerja keras untuk itu .
Dalam Islam untuk mencegah semua itu, mulai dari peran lingkungan keluarga khusus nya peran orang tua yang mana sangat penting sebagai pondasi pertama dalam menanamkan nilai edukasi kepada anak - anaknya, dengan membekali bebagai nilai- nilai, seperti nilai agama merupakan bekal utama untuk generasi. Sangat penting didalam keluarga d kuatkan keimanan dan kebahagiaan yang hakiki.Selain itu juga peran lingkungan pun penting dalam membantu menjaga nilai pendidikan yang telah didapatkan di lingkungan keluarganya. Karena tidak bisa dipungkiri lingkungan masyarakat turut berperan mempengaruhi pola pikir , pola sikap anak. Oleh sebab itu masyarakat harus senantiasa saling menasehati dan ada amar ma'ruf nahi Munkar
Tak kalah penting juga, peran Negara. Dimana negara wajib melindungi remaja dari bahaya narkoba ini dan segala hal yang membahayakan generasi. Sebab negara memiliki andil yang sangat besar, kekuatan hukum dalam membuat aturan dan memberikan sanksi kepada anggota masyarakat yang melakukan pelanggaran atas peraturan yang telah di tetapkan. Sanksi tegas, dan menimbulkan efek jera, baik bagi pelaku serta bagi orang lain yang memiliki keinginan yang serupa. Pemakai, pengedar adalah kemungkaran yang harus di berantas tidak boleh dibiarkan merajajalela. Apalagi ini merusak generasi bangsa
Dengan demikian, ini menjadi tugas bersama bagi semua pihak, terlebih negara dalam upaya membasmi semua hal yang dapat merusak bangsa. Karena masa depan generasi muda sebagai penerus bangsa
Karena sungguh di pundak yang kuat generasi muda saat ini, merekalah yang akan melanjutkan cita cita dan perjuangan bangsa.
Dan dengan penerapan Islam secara kafah, generasi akan tumbuh dalam lingkungan yang sehat , terlindungi dan memiliki kepribadian yang kuat, sehingga tidak mudah terjerumus dalam narkoba,maupun perilaku merusak lainnya
Wallahu' alam bi ash shawab

No comments:
Post a Comment