Padang — Menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Dr.Drs Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam seperti banjir, longsor, angin kencang, serta gelombang tinggi di wilayah pesisir.
Melalui pesan publik yang disampaikan, Kepolisian Daerah Sumatera Barat meminta masyarakat untuk selalu memprioritaskan keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar, terutama bagi mereka yang bermukim di kawasan rawan bencana.
“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tetap waspada. Cuaca ekstrem dapat memicu situasi darurat, sehingga langkah antisipasi sangat dibutuhkan,” ujar Kapolda dalam keterangan resminya.
Hindari Lokasi Rawan dan Pantau Informasi Resmi
Masyarakat diminta menghindari aktivitas di daerah berisiko tinggi:
Bantaran sungai
Lereng perbukitan yang rawan longsor
Daerah pesisir dengan ombak tinggi
Kawasan yang sebelumnya pernah terjadi banjir bandang
Selain itu, warga dihimbau mengikuti perkembangan cuaca dari kanal resmi seperti BMKG, BPBD, TNI–Polri, serta pemerintah daerah untuk memastikan informasi yang diterima akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Call Center 110 Disiagakan Selama 24 Jam
Kapolda menegaskan bahwa seluruh jajaran kepolisian telah diperintahkan meningkatkan patroli, kesiapsiagaan personel, serta dukungan logistik pada wilayah dengan potensi terdampak bencana.
Untuk keadaan darurat, masyarakat diimbau segera menghubungi Call Center 110 yang aktif 24 jam dan terhubung langsung dengan unit kepolisian terdekat.
“Jika ada keadaan mendesak seperti pohon tumbang, banjir, orang hilang, atau situasi darurat lainnya, segera hubungi Call Center 110. Respons cepat sangat penting menyelamatkan nyawa,” tambah Kapolda.
Solidaritas dan Kepedulian Sosial Sangat Dibutuhkan
Selain kesiapan aparat, masyarakat diminta saling membantu, khususnya terhadap kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas.
Kapolda juga menekankan pentingnya gotong royong dan kepedulian sosial sebagai karakter masyarakat Minangkabau.
“Mari saling menjaga dan saling memperhatikan. Keselamatan bersama menjadi tanggung jawab kita semua,” tutup Kapolda.
Kondisi cuaca diperkirakan masih berfluktuasi dalam beberapa hari mendatang. Dengan langkah waspada, terukur, dan terkoordinasi, diharapkan masyarakat Sumatera Barat dapat tetap aman dan terhindar dari potensi risiko bencana.

No comments:
Post a Comment