Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pembangunan Irigasi Sumbar, Langkah Nyata Menuju Kemandirian Pangan Nasional

Wednesday, October 22, 2025 | Wednesday, October 22, 2025 WIB
Pembangunan Irigasi Sumbar, Langkah Nyata Menuju Kemandirian Pangan Nasional


PADANG – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mempercepat langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Salah satu program yang tengah berjalan ialah pengembangan dan pengelolaan sistem irigasi primer dan sekunder pada daerah irigasi di bawah 1.000 hektare di wilayah Provinsi Sumatera Barat.

Program ini dikoordinasikan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera V (BWSS V) Padang, dengan pelaksana teknis Satker SNVT PJPA WS IAKR Provinsi Sumatera Barat. Berdasarkan kontrak kerja bernomor HK0210-Bws5.9.1/354, proyek mulai dikerjakan sejak 2 September 2025.

Pelaksanaan proyek dipercayakan kepada PT Brantas Abipraya (Persero) dengan nilai kontrak Rp56,01 miliar, sementara PT Agrinas Pangan Nusantara ditunjuk sebagai konsultan pengawasan selama masa pekerjaan yang dijadwalkan berlangsung selama 120 hari kalender.

Secara keseluruhan, proyek ini mencakup 11 kabupaten dan 32 daerah irigasi di Sumatera Barat. Fokus utama kegiatan adalah meningkatkan efisiensi jaringan irigasi guna menunjang produktivitas pertanian sekaligus menjamin pemerataan pasokan air ke lahan-lahan produktif milik masyarakat.

Salah satu titik pekerjaan berada di Daerah Irigasi Sicincin, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman. Saat tim media meninjau lokasi pada Rabu (8/10), satu unit alat berat terlihat melakukan pengerukan di aliran sungai yang menjadi sumber utama sistem irigasi kawasan tersebut.

“Dengan adanya perbaikan saluran irigasi ini, kami sangat terbantu. Mudah-mudahan sawah kami bisa kembali produktif seperti dulu,” ujar sutan Beri, warga setempat yang sehari-hari bertani di area tersebut.

“Peningkatan jaringan irigasi diharapkan mampu memperluas areal tanam, menjaga ketersediaan air pertanian, dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Sumatera Barat,” ungkapnya.

Dari penelusuran google, PT. Brantas  Abipraya di bawah manajemen Diana Kusumastuti sebagai Komisaris Utama sejak 31 Januari 2023. (brantas-abipraya.co.id), yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), masyarakat dan pemangku kepentingan menaruh harapan besar atas keberhasilan PT Brantas Abipraya dalam menjalankan proyek besar — termasuk proyek irigasi senilai miliaran rupiah di Sumatera Barat.


Keberhasilan proyek-proyek seperti ini diharapkan tidak hanya selesai tepat waktu, namun juga memberi manfaat nyata bagi petani dan masyarakat luas sebagai wujud pemerataan pembangunan.


Tentunya harapan pada irigasi ini, hasil panen petani dapat meningkat secara signifikan, sekaligus memperkuat kestabilan pasokan air irigasi di tengah perubahan iklim yang semakin dinamis.

Lebih dari itu, proyek ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur pertanian kini tidak hanya berfokus pada kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau sentra-sentra pangan di daerah — fondasi penting bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update