Nusantaranews.net, Batusangkar – Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra bersama Wakil Ketua, Zahari Dt. Indo Marajo nan Bapayuang Ameh, bersama para pimpinan fraksi, turun langsung menemui massa aksi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Batusangkar yang berunjuk rasa di depan kantor DPRD, Senin (1/9/2025).
Dalam aksinya, mahasiswa membawa dua tuntutan pokok. Pertama, mendesak pemerintah segera mengesahkan Undang-Undang Perampasan Aset Koruptor sebagai langkah tegas memberantas korupsi. Kedua, meminta aparat menuntaskan kasus kematian seorang anggota ojek online (ojol) yang diduga dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob beberapa waktu lalu.
Aksi berjalan dengan damai dan tertib sejak pagi hingga siang, mendapat pengawalan ketat aparat keamanan. Terlihat hadir langsung Kapolres Tanah Datar AKBP Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H., S.I.K., M.I.K. serta Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Inf. Agus Priyo Pujo Sumedi, S.I.P., M.Han. untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Wakil Ketua DPRD Tanah Datar, Zahari Dt. Indo Marajo nan Bapayuang Ameh ketika di wawancarai media mengatakan bahwa pihak DPRD menyambut aspirasi mahasiswa dengan terbuka.
Tuntutan yang disampaikan adik-adik HMI ini akan kami bawa dan teruskan ke level pusat. Hal ini juga sesuai dengan pernyataan tentang sikap dari Partai Demokrat yang disampaikan oleh ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Kami berharap kita semuanya menjaga suasana tetap aman dan kondusif, karena aspirasi yang baik harus diperjuangkan dengan cara yang damai,” ujar Zahari.
Sementara itu, salah seorang orator HMI menegaskan bahwa mahasiswa akan terus mengawal isu yang mereka bawa.
“Kami tidak akan berhenti menyuarakan kebenaran. DPRD sudah berjanji meneruskan tuntutan ini, dan kami akan pastikan perjuangan kami sampai ke pusat,” katanya.
Kapolres Tanah Datar, AKBP Nur Ichsan, menyampaikan apresiasi atas jalannya aksi yang tertib.
“Kami berterima kasih kepada mahasiswa yang menyampaikan aspirasi dengan damai. Ini contoh bahwa penyampaian pendapat di muka umum bisa berjalan aman tanpa mengganggu ketertiban,” ucapnya.
Senada dengan itu, Dandim 0307 Tanah Datar, Letkol Inf. Agus Priyo Pujo Sumedi, juga menekankan pentingnya menjaga keamanan bersama.
“Perbedaan pendapat itu wajar, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita tetap menjaga persatuan dan kedamaian di Tanah Datar,” katanya.
Aksi HMI Cabang Batusangkar hari itu pun berakhir tertib dengan pengawalan hingga massa membubarkan diri. (Ad)

No comments:
Post a Comment