Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Proyek Rehabilitasi RSUD Ahmad Darwis Disorot, Pihak Terkait Bungkam

Tuesday, September 30, 2025 | Tuesday, September 30, 2025 WIB


Nusantaranews.net, Lima Puluh Kota – Sejumlah proyek rehabilitasi di RSUD Ahmad Darwis Suliki dan Puskesmas Banja Laweh kini menjadi sorotan tajam publik. Empat perusahaan tercatat menggarap proyek tersebut, yakni CV Beringin Sakti (Rp665,4 juta), CV Ryansi Putra (Rp202,5 juta), CV Sintra Putra (Rp732,2 juta), dan CV Catur Pilar Cakrawala (Rp978 juta).


Pertanyaan muncul, perusahaan mana saja yang telah menyelesaikan pekerjaan hingga tahap Provisional Hand Over (PHO), dan apakah pencairan anggaran sudah dilakukan? Informasi ini penting, mengingat proyek kesehatan bersentuhan langsung dengan pelayanan publik dan menyangkut penggunaan anggaran negara.

Upaya konfirmasi juga dilakukan kepada pimpinan CV Sintra Putra selaku pelaksana proyek rehabilitasi gedung rawat inap kebidanan (Kenanga) RSUD Ahmad Darwis Suliki dengan nilai kontrak Rp732,2 juta. Pertanyaan yang disampaikan menyangkut, progres penyelesaian pekerjaan, hingga jadwal Provisional Hand Over (PHO) serta pencairan. Namun tak ada jawaban dari pimpinan CV Sintra Putra.


Namun, yang lebih menggelitik perhatian adalah isu yang berkembang di masyarakat: proyek tersebut disebut-sebut diatur dan dikerjakan oleh pihak yang dikaitkan dengan tim sukses Bupati. Dugaan ini menimbulkan pertanyaan serius tentang potensi konflik kepentingan antara kepentingan politik dengan kepentingan publik.


Sejumlah pengamat menilai, jika isu ini benar, ada potensi terjadinya praktik politik balas budi. Pasalnya, dana proyek daerah rawan dimanfaatkan untuk membayar utang politik masa kampanye. Situasi ini bisa menggerus integritas pemerintahan daerah serta merugikan masyarakat luas.


Namun hingga berita ini diturunkan, tak hanya Bupati yang belum memberikan jawaban, bahkan Direktur RSUD Ahmad Darwis Suliki selaku pengguna jasa juga memilih bungkam. Sikap serentak diam dari pejabat terkait menimbulkan kecurigaan publik bahwa ada sesuatu yang ditutupi.


Wartawan nusantaranews.net telah meminta klarifikasi langsung kepada pihak terkait. Pertanyaan yang diajukan meliputi status PHO dan pencairan, serta kebenaran isu keterlibatan tim sukses dalam pengerjaan proyek. 


Publik menanti transparansi dan sikap tegas pemerintah daerah untuk membuktikan bahwa pengelolaan proyek kesehatan ini bersih dari praktik kolusi maupun kepentingan politik sempit. (Rstp)





No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update