Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

‎Kualitas di Makan Bergizi Gratis

Friday, September 12, 2025 | Friday, September 12, 2025 WIB Last Updated 2025-09-12T11:00:36Z




‎Oleh Yulia Nursabiha

 Komunitas Ibu Peduli Generasi

‎MBG (makan siang gratis) merupakan program yang diunggulkan dan di prioritaskan negara oleh pak presiden Prabowo Subianto. progam ini bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak dan ibu hamil untuk mengatasi stunting dan kurang gizi agar tumbuh kembang anak terjaga hingga lahir anak-anak yang cerdas dan sehat.

‎Program MBG melibatkan banyak peran dari berbagai sumber mulai dari SPPG (satuan pelayanan pemenuhan gizi), pemerintah dan para pihak swasta. Dengan terlibatnya para pakar dan pihak-pihak yang ahli pada progam ini tentu akan memberikan dampak yang positif pada hasil kualitas dan kuantitas MBG.

‎Namun ternyata faktanya, di balik kualitas progam MBG menyimpan persoalan serius seperti

‎1. Keracunan makanan pada anak-anak sekolah.

‎Seperti pada kasus siswa SDN Legok Hayam, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung melakukan uji laboratorium terhadap sampel menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) usai kasus dugaan keracunan yang menimpa 12 siswa. Kamis (21/8/2025) BANDUNG, KOMPAS.com

‎Meski masih uji laboratorium diduga penyebabnya adalah belum optimal dalam standar keamanan pangan dan buruknya higienitas dalam proses pengelolaan dan distribusi makanan.

‎2. masalah tata kelola dan pendanaan banyaknya pihak dapur MBG yang mengeluh tidak menerima pembayaran operasional. Serta terdapat oknum penggelapan dana yang terlihat dari selisih harga makanan hingga makann yang sampai pada anak-anak tidak sesuai.

‎3. Kualitas dan gizi makanan

‎Setelah di analisis makanan yang di sajikan banyak mengandung pangan ultra proses dengan gula, lemak dan kadar garam yang tinggi yang justru tidak baik bagi kesehatan karena dapat menyebabkan obesitas dan penyakit lainnya. Serta banyaknya anak-anak yang mengeluh makan yang di sajikan telah basi atau sudah tidak layak makan.

‎Masalah-masalah ini menandakan bahwa terdapat kurangnya kontrol terhadap layanan MBG. Banyaknya persoalan yg muncul justru membahayakan kesehatan generasi hingga kecil kemungkinannya menghasilkan anak-anak emas yang cerdas dan sehat.

‎Bagaimana pemimpin seharusnya menjaga kesehatan umat??

‎Dalam kasus kesehatan tentu negara adalah penanggung jawab pertama dalam pemenuhannya karena merupakan kebutuhan dasar bagi umat.

‎Sistem Islam, akan memenuhi kebutuhan pokok dasar keamanan pangan serta gizi

‎Seperti pada kisah Umar bin Khattab. "Seorang kepala negara langsung yang memikul sendiri gandum ketika mengetahui rakyatnya tidak memiliki makanan untuk di berikan pada seorang ibu yang anak-anak merasakan kelaparan."

‎Sistem Islam, akan memanfaatkan SDA (sumber daya alam) untuk kepentingan serta kesejahteraan yang digunakan untuk seluruh umat, tidak ada penggunaan swasta seperti di era sistem kapitalis sekuler saat ini hingga menyebabkan banyak nya umat yang kesulitan terhadap SDA meskipun berlimpah.

‎Dengan menyediakan layanan kesehatan gratis yang dapat di gunakan semua umat secara mudah, cepat, dan profesional tanpa adanya diskriminasi pada pihak-pihak yang berbeda. Negara khilafah akan mengontrol makanan untuk memastika mutu produk industri halal dan bergizi bagi umat.

‎Negara serta para pemimpin yang mengacu pada sunah sunah dan menghindari pemicu kerusakan akan menghasilkan generasi yang luar biasa seperti tumbuhnya orang orang hebat pada negara khilafah yaitu Ibnu Sina dan imam Syafii dengan. adanya penjagaan dari negara khilafah yang fokus pada tanggung jawab dengan program-program yang mengurusi umat.

‎Sebaliknya progam menunjukkan bahwa ini bersifat populis dan lebih pada pencitraan ketimbang substansi serta kemaslahatan pada individualisme akan menghasilkan generasi yang sesuai ditanamkan. Maka progam MBG jika tidak dibenahi sejak awal tanpa ada nya pertimbangan perencanaan dan pengawasan aspek dari kesehatan dan logistik justru akan menjadi bumerang bagi pembangunan SDM selanjutnya.

‎ Rasulullah Saw bersabda

‎"imam ( Khalifah) adalah raa'in (pengurus rakyat) dan ia bertanggung jawab atas rakyatny."(HR. Bukhari)

‎Sesuai hadis tersebut Semua kebutuhan baik kesehatan, pendidikan ataupun lapangan pekerjaan akan diurus penuh oleh negara. Hingga lahir kesejahteraan dan keamanan bagi seluruh umat. Dan hanya khilafah yang mampu menjalankan pemenuhan tersebut.

‎Wallahu a'lam bishawwab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update