Oleh : Nina Iryani S.Pd
Dilansir dari Tirto.id, massa aksi demo dari kelompok para pelajar memasuki Tol Dalam Kota di Jalan Gatot Soebroto. Situasi lalu lintas di tol pun sebelumnya sudah ditutup terlebih dahulu.
Berdasarkan pantauan Tirto di lapangan, massa aksi datang dari arah Pancoran menuju Slipi di ruas Tol Dalam Kota. Mereka memasuki Tol sambil menyanyikan sebuah yel-yel.
"DPR goblok, DPR goblok, DPR goblok" kata para peserta aksi sambil berjalan di dalam ruas tol. Senin (25/8/2025).
Para peserta aksi terlihat membawa sejumlah bendera dan umbul-umbul HUT Kemerdekaan RI ke-80. Mereka juga terlihat menuju arah Gedung DPR RI dengan merusak sejumlah pembatas jalan di dalam tol. Hujan yang mengguyur pun tak serta merta menghentikan langkah mereka. Terlihat mereka masih ada yang mengenakan pakaian seragam sekolah, ada juga yang terlihat membawa besi. Disisi lain ruas jalan arteri terlihat padat antrean kendaraan. Tidak hanya mobil dan motor, tetapi Transjakarta juga dialihkan ke arah Semanggi imbas jalur menuju Slipi ditutup.
Diketahui sebelumnya, aparat kepolisian sudah menutup akses menuju jalan Gatot Subroto semenjak dari persimpangan Jalan Gerbang Pemuda tepatnya disamping Mal Senayan Park. Selain menutup akses jalan menuju Jalan Gatot Subroto, polisi juga menutup pintu keluar Slipi/Palmerah/Tn Abang dari Tol S. Parman.
Hingga saat ini, ratusan massa aksi telah memadati kawasan depan Gedung DPR/MPR. Mereka menyuarakan sejumlah tuntutan, seperti meminta DPR RI untuk dibubarkan, menolak RKUHAP, hingga menuntut transparansi kebijakan tunjangan rumah bagi anggota DPR.
Sejumlah massa aksi tampak membawa instrumen demokrasi, seperti bendera Jolly Roger dari animasi One Piece, hingga spanduk bertuliskan ajakan untuk menurunkan para anggota DPR yang dinilai bermasalah.
Allah SWT berfirman:
"Berilah ancaman orang-orang munafik itu bahwa mereka akan mendapat siksa yang pedih, yaitu yang menjadikan orang-orang kafir sebagai teman dengan meninggalkan orang-orang mukmin"
(TQS. An-Nisa ayat 138-139).
Allah SWT berfirman:
"Janganlah kalian jadikan musuhku dan musuh kalian sebagai teman"
(TQS. Al-Mumtahanah ayat 1).
Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya dihadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali"
(TQS. An-Nisa ayat 142).
Bobroknya sistem sekuler kapitalis yang memisahkan agama dari kehidupan. Hukum buatan manusia yang berkali-kali direvisi hanya untuk mementingkan dan meraup keuntungan untuk pemilik modal, menyengsarakan rakyat di sahkan melalui UUD.
Kebijakan demi kebijakan yang bergulir yang makin menghimpit rakyat terus digulirkan demi kesejahteraan pemilik modal dan pejabat negara. Pajak yang kian meroket, mahal nya pendidikan dan kesehatan, penambangan nikel, batu bara, emas, minyak dan sebaginya ugal-ugalan yang keuntungan nya hanya untuk asing, aseng dan para pemilik modal serta pejabat. Korupsi merajalela, gratifikasi tak pernah padam dan sebaginya. Sedangkan rakyat dibiarkan sulit dan makin terhimpit yang menyebabkan miskin ekstrim, gizi buruk, pengangguran dimana-mana, sulitnya lapangan pekerjaan, mahal nya harga-harga makanan pokok. Akibatnya kejahatan dan tindakan kriminal terus terjadi, stress, depresi hingga bunuh diri tiada usai.
Lain hal nya dengan sistem Islam kaffah yang pernah terlaksana dimasa Rasulullah SAW selama 13 abad. Dimana hukum dilaksanakan dengan sangat adil. Pencuri dipotong tangan, pezina dicambuk 100 kali atau dirajam sampai mati, pembunuh di kisos (nyawa dibayar nyawa), dan sebaginya sesuai kadar kejahatannya. Sehingga memberi efek jera dan pencegahan bagi yang lainnya agar tidak lagi terjadi tindak kejahatan dalam bentuk apapun.
Sejahtera milik umat dibawah naungan kekuasaan Islam. Bahagia makmur muslim dan non muslim hanya dengan diterapkan kembali Islam kaffah.
Oleh karena itu, mari lanjutkan perjuangan hingga masa dimana Islam tegak kembali dalam penerapan Islam kaffah agar kembali hadir. Dengan terus menimba ilmu yang bermanfaat terutama ilmu-ilmu agama dan akademik lainnya, dakwah kan melalui lisan, tulisan dan tindakan. Ajak keluarga, masyarakat dan negara bergabung dengan jamaah dakwah ahlus sunah wal jamaah yang berjuang menerapkan sistem Islam kaffah hingga kita semua bahagia dunia akhirat.
Wallahu 'alam bissawab

No comments:
Post a Comment