Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sistem Pendidikan dalam Islam

Monday, August 04, 2025 | Monday, August 04, 2025 WIB Last Updated 2025-08-04T08:33:53Z




Oleh Komanah 

Aktivis Muslimah


Dikutip oleh media online pikiranrakyat, Minggu, 20 Juli 2025, Sekolah Luar Biasa Negri (SLB) A Pajajaran Bandung menghadapi tantangan serius di awal tahun ajaran baru. Ruang belajar berkurang dari empat menjadi tiga ruangan, akibat digunakan untuk penyediaan Sekolah Rakyat, program dari kementrian sosial (Kemensos). Kondisi seperti ini dikawatirkan akan berdampak kepada kualitas pembelajaran para siswa, mengingat karakteristik siswa disana yang merupakan difabel. 

Bagi siswa yang mengalami tunanetra misalnya,mereka sangat mengandalkan pendengaran saat belajar. Disaat ruang kelas berkurang, pengurus atau guru terpaksa memadatkan siswa di kelas yang tersisa. Sehingga, dalam satu kelas ada lebih dari satu guru yang mengajar. "Ketika dalam satu ruangan ada guru yang sama-sama bicara, mengajar, tentu ini  mengakibatkan anak- anak akan tidak fokus untuk menyimak pelajaran yang diberikan dan akan teralihkan," ujar Rian Ahmad Gumilar selaku Tim Pengembang Kurikulum.

Saat ini pemerintah meluncurkan program Sekolah Rakyat (SR) sebagai salah satu langkah strategis untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi. Program ini merupakan inisiatif langsung dari Presiden Prabowo Subianto dan ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin yang ekstrem yang selama ini sulit mengakses pendidikan. Sejatinya (SR) bukan solusi untuk pengetaskan kemiskinan. Realita hari ini kemiskinan yang tejadi adalah kemiskinan struktural. Demikian juga problem pengangguran tidak lantas terselesaikan dengan anak-anak keluarga miskin masuk SR. Faktanya hari ini PHK marak terjadi di mana-mana dan angka pengangguran makin meningkat lapangan kerja sangat langka dimana mana sangat susah untuk mencari lapangan kerja.

Negara abai akan pendidikan dan kesejahteraan masyarakatnya nampaknya  SR hanya  sekadar solusi tambal sulam yang tidak menyelesaikan persoalan masyarakat inilah akibat sistem sekuler yang diterapkan

Semua adalah akibat dari penerapan sistem kapitalis yang menempatkan negara hanya sebagai regulator oligarki. Negara tidak menjadi pengurus rakyat miskin yang tak mampu sekolah padahal saat ini banyak yang harus diperbaiki, terkait masalah pendidikan baik terkait kualitas pendidikan ataupun sarana dan prasarana yang belum memadai. Juga kebijakan populis seperti MBG yang tidak menyentuh akar permasalahan.

Islam menjadikan pendidikan dengan kualitas terbaik berada dalam tanggung jawab negara, pada semua rakyat, miskin ataupun kaya, pada semua jenjang pendidikan dan pembiayaan yang ditanggung negara. Negara Islam memiliki sumber dana mumpuni negara juga menjamin kesejahteraan dan juga lapangan kerja karena negara dalam Islam adalah rain dan junnah yang akan terwujud dengan penerapan syariat Islam.

Sistem pendidikan menurut syariat Islam sistem bertujuan untuk membentuk individu yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia, serta mampu mengemban tugas kekhilafahan di bumi dengan berlandaskan pada Al-Qur'an dan Sunah. Pendidikan Islam bukan hanya transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak yang sesuai dengan nilai-nilai  Islam. Pendidikan Islam bertujuan untuk membentuk akhlak mulia dan kepribadian yang baik sesuai dengan ajaran Islam, pendidikan mempersiapkan individu untuk kehidupan di dunia dan akhirat pendidikan untuk mendorong penggunaan ilmu pengetahuan untuk kemaslahatan umat manusia dan kemajuan peradaban, dan itu akan terwujud ketika negara menerapkan sistem Islam secara menyeluruh yaitu Daulah Islamiah.

Wallahualam bissawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update