Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PELAPARAN SISTEMIS GAZA, MOMENTUM KEBANGKITAN UMAT

Tuesday, August 19, 2025 | Tuesday, August 19, 2025 WIB Last Updated 2025-08-19T10:56:07Z

Oleh. Ummu Husna

Kondisi Gaza semakin buruk dan memprihatikan. Inilah salah satu tragedi kemanusiaan yang paling memilukan dan genosida modern yang berlangsung di depan mata dunia. Serangan demi serangan dilancarkan terhadap penduduk Palestina tidak cukup hanya dengan sekedar senjata, peluru ataupun rudal. Bahkan melalui blokade total. Mereka berusaha melumpuhkan hingga melenyapkan keberadaan penduduk Palestina dari tanah mereka sendiri.

Strategi Pelaparan Sistemis

Pelaparan sistemis merupakan bagian dari strategi penjajah Israel terhadap warga Palestina. Karena pada faktanya pelaparan sistemis ini bukanlah efek yang ditimbulkan akibat peperangan, melainkan sebuah strategi yang memang sengaja dilakukan oleh zionis Israel dengan cara memblokade total segala jenis bantuan yang masuk ke wilayah Gaza. Akibatnya penduduk Gaza menderita kelaparan yang akut serta semakin melumpuhkan bahkan sampai melemahkan kehidupan mereka. Hal ini terbukti dari jumlah korban yang meninggal akibat agresi militer Israel tersebut mencapai angka 60 ribu jiwa. Sementara hingga kamis, 31 Juli 2025 Kementrian Kesehatan melaporkan sedikitnya 18.592 anak-anak Palestin pun juga tewas menjadi korbannya (www.metrotvnews.com, 01/08/2025).

Menurut berita yang dilansir oleh international.sindonews.com, terungkap fakta bahwa Israel diduga sengaja membiarkan serangan yang dilakukan oleh Hamas pada 7 oktober 2023 sebagai alasan yang sah untuk melakukan invasi penuh ke Gaza (www.international.sindonews.com, 01/08/2025). 

Jika berita itu benar, maka bisa dipastikan kalau agresi militer ini bukanlah reaksi spontan melainkan termasuk bagian dari strategi politik yang sengaja dipersiapkan untuk melemahkan penduduk Palestina. Serta semakin membuka jalan bagi tentara Israel tersebut untuk melakukan genosida melalui pelaparan secara sistemik.

Reaksi Dunia akan Kebengisan Israel

Bukan menjadi sesuatu yang mengherankan, jika hingga saat ini reaksi negera-negara Arab terutama negeri-negeri muslim seperti Arab Saudi, Qatar dan mesir hanya bisa berdiam diri menyaksikan kekejaman para tentara zionis Israel tersebut. Para penguasa muslim bisa dikatakan buta dan tuli atas realita yang ada di Gaza saat ini. Mereka semua menutup mata seolah-olah tidak ada ikatan iman diantara mereka dengan penduduk muslim di Gaza yang sedang tertindas. 

Para pemimpin negeri-negeri muslim lebih takut terhadap Barat dari pada murkanya Allah SWT. Mereka bahkan menjadikan hubungan diplomatik yang terjalin dengan barat sebagai sebuah prestasi politik. Sementara di saat yang sama, setiap harinya darah anak-anak muslim di Gaza mengalir. Dan itu menjadi sebuah ironi bagi kaum muslimin dipenjuru dunia. Padahal Allah SWT telah mengingatkan kepada seluruh hambanya bahwasannya ikatan ukhuwah islamiyah itu harus dijadikan sebagai landasan untuk membangun hubungan antar sesama muslim. Sementara kepentingan dunia yang berupa jabatan dan kekuasaan yang ada saat ini justru malah mematikan ukhuwah islamiyah dan menjerumuskan mereka pada kelemahan di hadapan musuh-musuh Allah SWT.   

Kebangkitan Umat

Ketidakpedulian para penguasa muslim terhadap penderitaan rakyat Gaza bukan hanya bentuk penghianatan terhadap jalinan ukhuwah islamiyah, melainkan sebagai penghalang terwujudnya kemuliaan umat Islam sebagaimana yang Allah janjikan. Padahal pada dasarnya umat Islam adalah umat terbaik sebagaimana yang dijelaskan Allah dalam Q.S Al-Imron:110. Dan umat Islam adalah umat yang diutus oleh Allah untuk memimpin sebuah peradaban. Dan semua itu telah terbukti dan telah terwujud nyata dengan adanya perjuangan Rasulullah SAW, para sahabat beliau dan para khalifah setelahnya sepanjang peradaban Islam yang mulia. 

Dalam sejarah Islam kemuliaan itu telah terwujud nyata, mulai dari berdirinya negara Islam pertama di Madinah hingga dilanjutkan oleh para khalifah setelahnya. Maka kisah khalifah Al Mu’tasimbillah dan sikap tegas sultan Abdul jamid II adalah salah satu bentuk potret penguasa yang menjaga kemuliaan Allah dan rasulNya serta menjaga kehormatan umat Islam.

Hari ini kemuliaan umat telah hilang dan itu bukan karena Islam lemah, akan tetapi hal ini dikarenakan umat Islam semakin jauh dari sistem Islam. Sehingga sudah sewajarnya bagi kita umat muslim untuk bertanggung jawab mengembalikan kehormatan dan kemuliaan umat Islam. Umat Islam harus sadar dan harus segera bangkit untuk kembali memperjuangkan kehormatan ini karena itu merupakan janji Allah. Dengan kesadaran yang terorganisir maka penegakan kembali syariat Islam secara menyeluruh akan lebih mudah, sebagaimana yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah SAW. 

Wallahu a’lam bisshawaab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update