Oleh: Liza Khairina (Ibu Rumah Tangga)
Gaza memanggil, kaum Muslimin bisa apa? Diam menyaksikan pembunuhan dan kelaparan. Gaza memanggil, penguasa Muslim berlarian berebut kekuasaan. Mengumpulkan harta untuk kehidupan yang sesaat. Mencari muka di hadapan penguasa durjana, melayani Trump peminum darah kaum Muslimin. Dengan membebek setiap seruannya. Solusi dua negara, adopsi anak-anak Gaza hingga meminta Hamas agar melucuti senjatanya. Gaza memanggil, dunia jangan hanya mengecam. Angkat senjata bebaskan Gaza dengan jihad.
Melihat penduduk Gaza yang berlarian mempertahankan iman dan secercah kehidupan seperti ilustrasi kecamuknya hari berkumpulnya manusia di Padang Mahsyar yaumul qiyamah. Hari ini penduduk Gaza kebingungan berjalan sepanjang malam dan siang mencari perlindungan. Besok "fi yaumil mahsyar" mereka akan tenang duduk dalam naungan liwa'nya. Bahkan mungkin sudah berombongan melintasi siratal mustaqim dengan cepat menuju syurga tanpa perhitungan amal.
Bagaimana dengan kita yang hari ini hidup aman dan nyaman, bahkan sekedar menyuarakan pembebasan Gaza saja enggan. Apa tidak sebaliknya, kita besok yang ke sana kemari meminta tolong dan perlindungan sebab teriknya Padang Mahsyar menyengat tubuh, melepuh dalam dosa ketidakpedulian. Bahkan semua angkat tangan meragukan iman kita karena pengkhianatan pada saudara-saudara Muslim ketika di dunia. Na'udzubillahi mindzalik.
Sadarlah semuanya. Para penguasa dan pemilik kekuatan. Gaza adalah tanggung jawab kalian. Jangan biarkan bertaruh sendiri. Meninggalkan dan membiarkan terus dalam kezhaliman dan penjajahan. Gaza bukan umat terpisah, mereka adalah umat yang satu, umat terbaik yang diberkahi sebagai penjaga Al-Aqsha, kiblat pertama kaum Muslimin. Gaza telah berjuang dan berkorban banyak demi menjaga kehormatan milik kaum Muslim sedunia. Tanah kharaj yang ditinggalkan para khalifah, pemimpin Islam sebelumnya.
Takutlah kepada Allah. Angkat senjata kalian untuk menolong Islam dan kehormatan kaum Muslimin. Orang-orang kafir, Israel dan Amerika tidak punya kekuatan apapun jika tentara kaum Muslimin bergerak. Mereka orang-orang kafir adalah pengecut yang tidak memiliki kekuatan kecuali keserakahan. Dan keserakahan mereka lambat-laun akan melumat mimpi buruk mereka tentang kepemimpinan dunia dengan kapitalismenya.
Bangkitlah umat Islam dunia. Kita memiliki semua yang dibutuhkan umat manusia hari ini. Aqidah dan peraturan Islam adalah mabda' yang sempurna dengan fikrah dan thariqahnya yang shahih. Konsep jihad dalam Islam bukanlah upaya sungguh-sungguh tanpa pengaruh. Jihad adalah upaya sungguh-sungguh untuk memenangkan agama Islam di atas agama lain dengan perang. Perang dalam komando terpimpin untuk membebaskan manusia dari penyembahan kepada makhluk menuju penyembahan kepada Allah swt semata.
Tidak ada jalan lain untuk melawan hegemoni Barat dan kepongahan Israel kecuali hanya terbentuknya institusi Islam Khilafah yang kemudian akan mengerahkan tentara kaum Muslimin membebaskan Gaza dari kebrutalan Israel dan Barat. Mereka sudahlah cukup dengan derita panjangnya. Pelaparan sistemik yang hari ini sedang dilancarkan Israel atas restu Amerika adalah genderang perang yang ditabuh Barat dan pilarnya pada kaum Muslimin.
Sadar dan bangkitlah umat pilihan, umat Muhammad saw! Gaza memanggil dengan suara hampir tenggelam. Pada kaum Muslimin dan pemimpinnya. Agar takut pada adzab Allah swt di dunia maupun di akhirat sebab mengabaikan panggilan saudaranya yang membutuhkan pertolongan segera. Tidakkah kalian takut pada ancaman Allah swt bahwa sesungguhnya Allah Maha Melihat dan Pembalas segala amal kita?
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَهَا جَرُوْا وَجَاهَدُوْا بِاَ مْوَا لِهِمْ وَاَ نْفُسِهِمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَا لَّذِيْنَ اٰوَوْا وَّنَصَرُوْۤا اُولٰٓئِكَ بَعْضُهُمْ اَوْلِيَآءُ بَعْضٍ ۗ وَا لَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَلَمْ يُهَا جِرُوْا مَا لَـكُمْ مِّنْ وَّلَايَتِهِمْ مِّنْ شَيْءٍ حَتّٰى يُهَا جِرُوْا ۚ وَاِ نِ اسْتَـنْصَرُوْكُمْ فِى الدِّيْنِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ اِلَّا عَلٰى قَوْمٍۢ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِّيْثَا قٌ ۗ وَا للّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ
وَا لَّذِيْنَ كَفَرُوْا بَعْضُهُمْ اَوْلِيَآءُ بَعْضٍ ۗ اِلَّا تَفْعَلُوْهُ تَكُنْ فِتْنَةٌ فِى الْاَ رْضِ وَفَسَا دٌ كَبِيْرٌ ۗ
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan memberi pertolongan, mereka itu satu sama lain saling melindungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikit pun bagimu melindungi mereka, sampai mereka berhijrah. (Tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah terikat perjanjian antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan."
"Dan orang-orang yang kafir, sebagian mereka melindungi sebagian yang lain. Jika kamu tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah (saling melindungi), niscaya akan terjadi kekacauan di Bumi dan kerusakan yang besar." (QS. al-Anfal Ayat 72-73)
Ada pesan yang terus disampaikan penduduk Gaza pada dunia: mereka tidak akan pernah meninggalkan Gaza walau seandainya Gaza benar-benar diratakan oleh musuh-musuhnya laknatullah alaihim, kemudian bersisa satu orang laki-laki dan satu orang perempuan. Sungguh mereka akan menikah, memiliki anak dan terus melahirkan banyak keturunan. Maka Gaza akan benar-benar bangkit membangun kembali apa yang telah hancur.
Tentu saja, mimpi bernas ini harus disambut oleh kaum Muslimin dunia. Menyelamatkan cita dan harapan saudaranya untuk memakmurkan bumi sebagai khalifatullah menegakkan hukum Allah di muka bumi.[]

No comments:
Post a Comment