Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Unand Eksplorasi Cek Dam Limau Manis, Latih Kepekaan terhadap Pembangunan Berbasis Komunitas

Thursday, July 03, 2025 | Thursday, July 03, 2025 WIB Last Updated 2025-07-03T03:42:03Z


Nusantaranews.net - Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (Unand) melakukan eksplorasi lapangan menyusuri jalur alami dari Gedung Pascasarjana menuju kawasan Cek Dam Limau Manis, Sabtu pagi (21/6/2025). 

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk field study ini menjadi bagian dari proses pembelajaran mata kuliah Seminar Komunikasi Pembangunan.

Dipandu langsung oleh dosen pengampu mata kuliah sekaligus Kepala Humas Universitas Andalas, Dr. Ernita Arif, M.Si, kegiatan ini bertujuan untuk melatih kepekaan mahasiswa terhadap potensi dan tantangan pembangunan yang ada di sekitar kampus.

“Dengan mengamati langsung, mahasiswa bisa merumuskan ide-ide pembangunan yang tidak hanya berdasarkan teori, tapi juga sesuai dengan kebutuhan dan realita di lapangan,” ujar Ernita saat memberikan pengarahan sebelum keberangkatan.

Sejak pukul 08.00 WIB, para mahasiswa berjalan kaki menyusuri jalur hutan kampus sambil melakukan observasi langsung terhadap aspek sosial, kondisi infrastruktur, serta potensi lingkungan yang dapat dikembangkan. Beberapa titik dinilai strategis untuk dijadikan ruang terbuka hijau, jalur wisata edukatif, maupun fasilitas publik yang inklusif dan ramah lingkungan.

Tak hanya itu, mahasiswa juga aktif mendokumentasikan berbagai potensi dan permasalahan di sepanjang perjalanan. Pendekatan ini memungkinkan mereka untuk mengembangkan analisis pembangunan yang lebih kontekstual, berakar dari interaksi langsung dengan lingkungan.

Di sela perjalanan, mahasiswa juga berdialog dengan warga sekitar, terutama pelaku usaha kecil yang menggantungkan penghidupan dari kawasan ini. Interaksi ini memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya komunikasi yang partisipatif dalam proses pembangunan berbasis komunitas.

Sebagai penutup, para peserta menikmati makan siang bersama di salah satu warung warga di sekitar Cek Dam. Suasana kekeluargaan dan kebersamaan yang tercipta menjadi penegas bahwa proses belajar tidak melulu terjadi di ruang kelas, tetapi bisa tumbuh di ruang-ruang sosial yang alami dan akrab.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menyusun laporan analisis potensi pembangunan kampus berbasis pengalaman langsung dan pendekatan komunikasi pembangunan. Selain itu, kegiatan ini menjadi cerminan dari model pembelajaran kolaboratif yang mendorong keterlibatan aktif, kepedulian lingkungan, dan penguatan relasi antara kampus dan masyarakat.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update