Oleh : Erna Marlina Kartika
Aktifis muslimah kaffah
Bisnis.com.JAKARTA.17Juni 2025 - Pengamat meminta agar pemerintah melalui Perum Bulog untuk segera menyalurkan bantuan pangan beras 10 kilogram (kg) periode juni - juli 2025.Hal ini seiring dengan melebarnya wilayah yang mencatatkan kenaikan harga beras menjadi 133 kabupaten/kota pada pekan kedua juni 2025.
Pengamat Pertanian dan Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Khudori menyebut sudah berbulan - bulan harga beras medium diatas harga eceran tertinggi (HET) secara nasional.Begitu pula dengan harga beras premium .
Menurutnya kondisi ini terjadi salah satunya lantaran sebagian besar gabah/beras di serap oleh Bulog dan menumpuk di gudang Bulog.
Ironi harga beras yang sangat mahal di tengah stok beras yang melimpah ini mengindikasikan pengelolaan ketahanan pangan ada di bawah kendali para penguasa yang hanya mementingkan kepentingan pribadi dan golongannya,hal ini merupakan salah satu ciri dari Sistem Kapitalisme.
Negara seharusnya wajib menjamin kebutuhan pokok rakyat termasuk pangan,akan tetapi akibat Sistem Kapitalisme yang diterapkan,negara hanya sebatas regulator yang mengakibatkan rakyat miskin sebagai korban fluktuasi harga pangan.
Dalam Al quran dijelaskan pentingnya ketahanan pangan dan kewajiban Negara dalam menjamin kebutuhan warga nya sebagaimana yang tersirat dalam QS.Yusuf 47yang artinya Dia (Yusuf) berkata ," Agar kamu bercocok tanam tujuh tahun (berturut -turut)sebagaimana biasa.Kemudian apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan di tangkainya kecuali sedikit untuk kamu makan."
Dalam Islam ketahanan pangan di kelola melalui pendekatan komperehensif yang mencakup aspek produksi distribusi dan konsumsi pangan yang halal,baik dan berkelanjutan.Berikut Prinsip dan Praktek dalam.pengelolaan Ketahanan Pangan dalam Pandangan Islam :
- Islam mendorong umatnya untuk bertani dan bercocok tanam
- Pemanfaatan sumber daya alam dengan mengelola kekayaan alam dengan bijak .
- Mengembangkan dan memanfaatkan tekhnologi pertanian yang tepat guna untuk meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi produksi.
- Meningkatkan kwalitas dan kwantitas sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
- Memastikan semua proses produksi distribusi dan konsumsi pangan memenuhi prinsip halal (sesuai syariat) dan thoyyib.
- Mendorong distribusi yang adil merata dan terjangkau bagi seluruh masyarakat .
Pemerintah memiliki peran yang sangat penting dalam berbagai perencanaan dan kebijakan ketahanan pangan termasuk pengelolaan stok pangan dan antisipasi krisis pangan.Dan hal ini akan terwujud dalam naungan Daulah Khilafah Islamiyah karena Khilafah akan menerapkan syariat islam dalam berbagai aspek sebagai solusi hakiki yang mengentaskan permasalahan umat .
Wallohu 'alam bishshowab

No comments:
Post a Comment