Sementara itu, Direktur Transmisi PLN langsung merespon permintaan dari Drs.H.Cek Endra Anggota Komisi XII DPR-RI Dapil Provinsi Jambi,
“Sebelumnya kami mohon maaf atas pemadaman yang terjadi… dikarenakan adanya tower transmisi 150 kV yang roboh. Lokasi cukup remote, medannya berat. Tim kami sedang mendirikan tower emergency, ditargetkan bisa selesai dan energize besok malam, 20 Mei. Mohon doanya.” Kata Direktur Transmisi PLN.
Disamping itu, Cek Endra Ingin Memastikan dengan cara menghubungi langsung Direktur Distribusi PLN, Adi Priyanto bahwa PLN tidak hanya membangun tower darurat, tetapi juga menurunkan genset-genset untuk lokasi vital.
“Kami mengerahkan genset emergency untuk tempat-tempat pelayanan penting. Semoga cuaca bersahabat agar pembangunan tower emergency bisa selesai tepat waktu,” kata Adi Priyanto.
Lebih lanjut, Cek Endra menegaskan bahwa langkah cepat yang diambil bukan sekedar kewajiban dirinya sebagai anggota DPR. Akan tetapi semuanya karena tanggungjawab dan dorongan hati yang Mencintai Daerah yaitu sebagai sesama anak Jambi,
“Saya langsung hubungi PLN pusat. Kita semua satu provinsi, dan penderitaan saudara kita di Kerinci itu tanggung jawab kita bersama,” kata Cek Endra.
Menurut Cek Endra, persoalan transmisi listrik tak bisa ditangani secara teknis belaka. Harus ada intervensi komunikasi di level tinggi agar penanganannya tidak terjebak oleh prosedur panjang. Bukan hanya itu, Cek Endra mengapresiasi respon cepat yang telah dilakukan pihak PLN. Namun tetap meminta supaya ada evaluasi secara menyeluruh (Provinsi Jambi) atas sistem transmisi yang ada di wilayah rawan seperti Kerinci.
“PLN sudah bergerak, saya sangat apresiasi. Tapi saya minta ini jadi pembelajaran. Tower roboh ini bukan kejadian pertama. Medan seperti Kerinci harus punya sistem back-up permanen. Jangan tunggu mati listrik dulu baru semua sibuk,”. Tegas Drs.H.Cek Endra Anggota Komisi XII DPR-RI Dapil Jambi.
Cek Endra mengingatkan, Hak atas energi adalah bagian dari hak dasar warga negara. Ia menilai pelayanan kelistrikan bukan sekedar urusan teknis. Tapi juga menyangkut martabat dan kehidupan ekonomi warga. Karena itu, Dirinya akan membawa persoalan ini dalam agenda resmi rapat Komisi XII DPR RI bersama PLN. (nal)
(Sumber - jambilink)

No comments:
Post a Comment