Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Premanisme Merajalela, Kegagalan Negara Makin Nyata

Friday, May 23, 2025 | Friday, May 23, 2025 WIB Last Updated 2025-05-23T01:26:56Z



Oleh Heni Ummu Faiz

Ibu Pemerhati Umat


Demokrasi senantiasa membuka peluang lebar terjadinya kejahatan akibat kesejahteraan di masyarakat tidak terjamin. Muncullah premanisme dimana-mana. Namun hari ini semuanya seolah-olah dipelihara bahkan kian semena-mena. 

Menurut Hadi Prasetyo bahwa jangan sampai mereka semena-mena dan jangan mau diinjak-injak oleh preman. Premanisme harus diberantas dari pemimpin geng gedenya sampai selesai ke bawah. Karena negara punya harga diri punya aparat yang bertugas. (metrotvnews.com, 8/5/2025) 

Jika dulu premanisme  dilakukan secara individu tetapi sekarang berganti wajah dengan menggunakan nama ormas. Premanisme ini merupakan sebuah penyakit yang sudah menjangkiti sebagian masyarakat di negara tercinta kita.  Ironisnya keberadaan ormas tersebut justru memberi keresahan kepada masyarakat. 

Bahkan aksi premanisme ormas telah membuat gerah investasi di tanah air dan mengganggu rasa aman masyarakat.  Oleh karena itu guna menjaga stabilitas nasional dan memberikan kepastian hukum dan tidak meresahkan serta mengganggu investasi pemerintahmembentuk Satuan Tugas Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas)

Banyaknya pungutan liar yang sering dilakukan oleh ormas kepada dunia usaha terlebih bagi UMKM yang skala kecil. Cara-cara intimidasi, teror dan yang lainnya manakala keinginan ormas tersebut dipenuhi. Bukan hanya itu, premanisme atas nama ormas sering menjadi tameng untuk mengamankan kekuasaan yang zalim. Ormas ini dalam aksinya kadang melebihi aparat yang berwenang. 

Oleh karenanya pemerintah berharap dengan pembentukan satgas untuk penanganan Ormas akan membawa angin segar agar kondisi masyarakat lebih kondusif. 

Namun, pembentukan satgas ini dikhawatirkan memunculkan persoalan baru yakni menjadi pintu masuk pembungkaman ormas-ormas yang kritis pada pemerintah, termasuk ormas–ormas Islam yang ada di tengah umat.

Penyebab Premanisme

Premanisme lahir  dari sistem rusak dan telah mencengkeram negeri ini bertahun-tahun. Sistem tersebut  bernama sekuler kapitalisme. Sistem ini memandang materi sebagai kunci kebahagiaan. Tak heran jika banyaknya materi tidak didapatkan akan menghalalkan segala cara, termasuk perilaku premanisme. Salah satu sifatnya dalam premanisme adalah egoisme dalam segala tindakan untuk menggapai tujuan terus ditunjukkan. Sikap ini memang dipelihara dalam sistem rusak ini. Semua terjadi karena jauh dari nilai-nilai Islam. 

Ada beberapa penyebab mengapa premanisme ini kian merajalela:

Pertama, rapuhnya keimanan dan ketakwaan. Materi menjadi tujuan hidup karena standar bahagia adalah banyaknya harta, kekuasaan dan kekuatan fisik. 

Kedua, terjadi karena adanya kesenjangan sosial sehingga segala cara dilakukan tanpa memandang halal haram. Susahnya lapangan pekerjaan yang layak bagi masyarakat. 

Ketiga, hukum yang berlaku tebang pilih padahal perilaku premanisme sangat mengganggu masyarakat. Jika pun diberikan sanksi,  faktanya tidak membuat efek jera. 

Dari sini terlihat bahwa akar masalah yang merajalelanya premanisme bukan lagi bersifat individual melainkan sistemik. Sistem yang ada justru menjadi faktor utama. Oleh karena itu wajar jika pemberantasan premanisme dalam sistem seperti ini akan terus menjadi utopia.

Islam Berantas Premanisme

Tak ada satu persoalan pun yang tak mampu diselesaikan oleh Islam. Islam memiliki seperangkat aturan yang sistemik jika diterapkan secara kafah akan membawa keberkahan bagi seluruh umat manusia. Bisa dipastikanpremanisme bisa diminimalisir dari masyarakat.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi premanisme:

Pertama, Ketakwaan individu dan masyarakat. Di sinilah seorang penguasa bertanggung jawab  untuk membina ketakwaan masyarakat. Hal tersebut bisa diwujudkan dalam pendidikan formal maupun informal yang diberikan secara gratis kepada seluruh rakyatnya.

Kedua, Penguasa di dalam sistem Islam akan membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi seluruh rakyatnya dengan upah yang sangat layak. Sistem ekonomi Islam sangat berperan penting dalam menjamin pendistribusian harta ditengah masyarakat sehingga tidak ada lagi kecurangan,manipulasi dan yang lainnya. Pada akhirnya tidak ada lagi ketimpangan sosial seperti di dalam sistem sekuler kapitalisme saat ini. Pemerataan ekonomi akan dirasakan secara adil dan merata dari kota hingga pelosok desa. 

Ketiga, sistem hukum dalam Islam sangat tegas dan memberikan efek jera. Tidak ada tebang pilih dalam pemberlakuan hukumnya. Bukan hanya itu Islam mengharamkan teror, intimidasi ataupun begitu kekerasan lainnya. Nabi saw bersabda: Seorang Muslim tidak halal meneror Muslim yang lain (HR Ahmad, Abu Dawud dan al-Baihaqi). Siapa saja yang mengintimidasi, meneror atau mengancam individu lain, ia telah melakukan tindak kejahatan.

Untuk itu layak dijatuhi sanksi sesuai bentuk dan kadar kejahatan yang pelaku lakukan. Jika melakukan ancaman bagi banyak orang harus diberikan sanksi menjerakan.

Sementara jika premanisme mengakibatkan cacat fisik maka akan dikenakan dihati. Apabila terjadi pembunuhan maka akan diberikan sanksi berupa qishas. Jika ahli warisnya memaafkan hanya membayar diyat.100 ekor Unta atau 1000 dinar (4250 gram emas atau Rp9,35 miliar dengan kurs 1 Dinar= Rp2,2 juta) untuk setiap orang korban dihilangkan. Jika premanisme sampai melakukan perampokan, maka sebagaimana dalam firman Allah Swt surat Al Ma'idah ayat 33 yakni,"Jujur keadilan terhadap orang-orang yang berperang dengan Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya)."

Alhasil, dengan sanksi tegas dan berefek jera maka bisa dipastikan orang akan berpikir ulang untuk berbuat demikian. Selain itu, kondisi ini hanya ada di sistem Islam kafah bukan yang lain. Sudah selayaknya bagi yang merindukan kehidupan aman, adil, sejahtera dan senantiasa dalam ketaatan tentu akan berupaya memperjuangkan sistem Islam kafah dengan dakwah ke tengah-tengah umat. 

Wallahualam bissawab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update