Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Konflik Pakistan dengan India dan antara Jihad Membela Palestina

Friday, May 23, 2025 | Friday, May 23, 2025 WIB Last Updated 2025-05-23T16:11:03Z
Konflik Pakistan dengan India dan antara Jihad Membela Palestina


Oleh : Rinrin Rindiani, S.P


Pada tanggal 7 mei 2025, India meluncurkan serangan rudel disebagian wilayah Pakistan dan Kashmir. Konflik bersenjata antara India dan Pakistan ini dimulai dari adanya serangan di lembah Baisaran, Pahalgan, wilayah Khasmir (dibawah kendali India) pada 22 April, yang dituding oleh India pelakunya adalah Pakistan. Polemik ini mengakibatkan pada salingnya menangguhkan perjanjian pada masing-masing negara. (tempo,11 mei 2025)


     Konflik bersenjata ini merupakan rangkaian panjang dari sengketa wilayah Khasmir antara India dan Pakistan yang keduanya memiliki klaim atas wilayah tersebut. India dan Pakistan sendiri telah tiga kali berperang karena wilayah Khasmir ini. Pada puncak perang dingin Uni Soviet mendukung India, sementara Amerika Serikat dan China mendukung Pakistan. 


     Dalam puncak konflik ini, Pakistan mengklaim telah menembak jatuh lima jet tempur refale India dan 25 pesawat tak berawak buatan Israel. Kemudian juru bicara militer Pakistan Ahmed Sharif Chaudry mengumumkan bahwa sedikitnya 26 orang tewas dan 46 orang terluka. Dari data tersebut sudah bisa kita lihat bahwa militer Pakistan lebih kuat dibandingkan India. Negara Hindu India pada kenyataanya tidak memiliki kekuatan yang kuat saat menghadapi iman, keberanian dan kemampuan angkatan bersenjata kaum muslim di Pakistan. Militer Pakistan bisa dikatakan sebagai militer terbesar ketujuh di dunia dan terkuat pada dunia islam baik dari sisi tentara maupun senjatanya. Maka jika dilihat dari sepak terjangnya kekuatan militer Pakistan, sangat bisa sekali melalukan perlawanan pembelaan kepada Palestina yang terjajah hingga saat ini.


     Namun tidak dapat dipungkiri bahwa pada saat ini Pakistan dimerdekakan sebagai negara bangsa yang dimana pengasuhannya pada saat ini milik Amerika Serikat. Oleh karenanya meskipun warga Pakistan mayoritas muslim tapi sistem pemerintahannya berkiblat pada barat yaitu sekularisme. Begitu juga dengan adanya konflik dengan India, sudah dipastikan alasannya bukan karena agama melainkan isu nasionalisme dan kepentingan terhadap sumber daya alam. 


     Padahal jika kita membaca sejarah dalam Islam, bahwa India dan Pakistan termasuk bagian wilayah Khilafah Islamiah. Eksistensi Islam di Pakistan tidak bisa dipisahkan dengan sejarah masuknya Islam ke negara India. Namun pada tahun 1603, Serikat Dagang Hindia Timur Inggris tiba di wilayah anak benua India, pada mula itulah kerajaan Inggris berhasil menguasai kekuasaan diwilayah Anak Benua India termasuk Pakistan. Oleh karenanya jatuhlah Pakistan pada cengkraman inggris kemudian dilanjut hingga saat ini diambil alih oleh Amerika Serikat. 


     Hal ini menunjukkan bahwa bagaimana peran Eropa yang sengat besar dalam meracuni berbagai wilayah daulah islamiah dengan pemikiran dan tsaqofahnya yang sekuler. Begitu juga dengan paham nasionalisme yang di sebarkan oleh mereka kepada kaum muslim. Padalah sejatinya paham nasionalisme merupakan ikatan yang bathil (kitab peraturan hidup dalam Islam, bab kepemimpinan berfikir dalam Islam yang tulis oleh Taqiyuddin An-nabhani). Maka, pada akhirnya Pakistan rela mengangkat senjata hanya karena kepentingan nasionalisme yang remeh remeh dan bathil.


     Padahal seharusnya tentara Pakistan mengangkat sejanta mereka untuk untuk menolong kaum muslim di Palestina dan untuk kepentingan kaum muslim, sebagaiman perintah Allah dan dalam Al-Qur’an surah at-Taubah ayat 14 yang artinya “ perangilah mereka! Niscaya Allah akan mengazab mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu, menghinakan mereka, dan memenangkan kamu atas mereka, serta melegakan hati kaum mukmin. Kemudian sudah semestinya kaum muslim diberbagai negara manapun berusaha untuk mengangkat pemimpin yang akan menyatukan seluruh kaum muslimin di Dunia, yang akan menjaga kehormatan dan kemuliaan Islam dan kaum muslim diseluruh Dunia

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update