Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ramadhan Adalah Bulan Al-Qur'an

Friday, March 21, 2025 | Friday, March 21, 2025 WIB Last Updated 2025-03-20T21:59:17Z
Ramadhan Adalah Bulan Al-Qur'an


Oleh Nia Saniyah

Muslimah Peduli Generasi Umat


Ramadhan adalah bulan al-Qur'an, dimana dalam bulan ramadhan banyak peristiwa diantaranya Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Peristiwa ini menjadi awal mulai diturunkannya Al-Quran sebagai kitab suci yang menjadi pedoman hidup umat Islam.


Allah menurunkan al-Qur'an di bulan ramadhan, di malam yang paling spesial yaitu di malam lailatul Qadar, yang disebut sebagai malam terbaik seribu bulan. Sebagaimana firman allah SWT :


إِنَّا أَنْزَلْتُهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ 

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar. (QS Al- Qadar :1)


 Al-Qur'an adalah kitab suci umat Islam yang berisi wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Al-Qur'an merupakan pedoman hidup bagi umat Islam dan sumber hukum Islam yang pertama dan utama. Hukum-hukum nya tidak akan hilang oleh waktu perkembangan zaman.


Al-Qur'an dapat berfungsi sebagai hidayah bagi manusia setidaknya dengan tiga syarat: Pertama, selagi al-Qur'an itu di baca. Dimana al-Qur'an itu sendiri artinya bacaan, kitab yang dibaca; kedua, selagi al-Qur'an itu dikaji, direnungkan dan dihayati maknanya; ketiga, selagi al-Qur'an itu diamalkan isinya dan diikuti petunjuknya.


Membaca Al-Qur'an di bulan Ramadan dapat mendatangkan pahala yang berlipat ganda. Selain itu, membaca Al-Qur'an di bulan Ramadan juga merupakan bentuk penghormatan terhadap wahyu Allah yang pertama kali diturunkan pada bulan ini. Bahkan dengan membaca al-Qur'an akan mendapat kan ketenangan jiwa, dan apabila di mengamalkannya dalam kehidupan sehari hari sesuai dengan kehendak allah maka akan selamat dunia akhirat, akan tetapi bila berpaling dari al-Qur'an maka allah akan memberikan kehidupan yang sempit di dunia dan azab yang pedih di akhirat. Seperti firman allah SWT : 


وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيمَةِ أَعْمَى

 

Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta". 

(QS. Thaha Ayat 124) 


Kehidupan yang semakin sulit dan terhimpit sudah kita rasakan, karena banyak yang berpaling dengan al-Qur'an, hukum-hukum allah di abaikan, Padahal negeri kita mayoritas penduduknya adalah muslim. Tapi mengapa tidak menerapkan al-Qur'an sebagai sumber hukum, melainkan memakai hukum-hukum buatan manusia.


Inilah fakta yang terjadi hari ini hukum-hukum allah di abaikan. Hukum-hukum allah di gunakan hanya untuk urusan ibadah saja, tetapi untuk urusan ekonomi, sosial, politik, budaya, dan muamalah tidak menerapkan hukum-hukum dari al-Qur'an., misalnya dalam pengelolaan sumber daya alam, Negeri kita tidak menggunakan aturan al-Qur'an, pengelolaan sumber daya alam di kelola dan di nikmati oleh para oligarki. Dari mulai minyak bumi, gas, emas, tambang, timah Batubara dll semuanya dikuasai oleh para Oligarki. Padahal dalam Islam jelas milik umum haram dikuasai oleh segelintir orang, semua kekayaan milik umum wajib dikelola oleh negara dan hasilnya di nikmati oleh seluruh rakyat Indonesia. 


Inilah bukti nyata ketika manusia mengabaikan  al-Qur'an sebagai sumber hukum dan lebih menggunakan hukum-hukum buatan manusia yang berlandaskan hawa nafsu yang menghantarkan pada sesesatan dan kesengsaraan.


Sudah saatnya kita kembali pada al-Qur'an sebagai satu-satunya sumber hukum. Menjadi pedoman hidup untuk setiap individu, masyarakat dan negara.


Ramadhan adalah saat yang tepat untuk membaca, menghafal, mempelajari dan mengamalkan al-Qur'an. Dan menerapkan al-Qur'an sebagai sumber hukum ke seluruh aspek kehidupan secara kaffah baik untuk individu, masyarakat dan negara.


Wallahu'alam bissawab


No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update