Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Banjir Mengapa Kembali Terjadi?

Friday, March 14, 2025 | Friday, March 14, 2025 WIB Last Updated 2025-03-14T12:35:56Z

Oleh  Puji

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan, banjir yang melanda wilayah Bekasi Jawa Barat menyebabkan 114 gedung sekolah mengalami kerusakan. Fasilitas pendidikan yang terdampak mencakup tingkat SD hingga SMA, baik di kota maupun kabupaten Bekasi (https://www.beritasatu.com/6/3/2025). 

Bencana banjir yang melanda  Bekasi ini  berdampak pada sektor pendidikan, ekonomi, kesehatan maupun sosial masyarakat. Apalagi banjir di Bekasi ini terjadi pada bulan suci Ramadan saat umat muslim melakukan ibadah puasa, shalat teraweh maupun zakat.  Sungguh kasihan warga masyarakat Bekasi yang saat ini mengalami musibah banjir tentunya mengalami kesulitan untuk bisa maksimal melakukan ibadah di bulan Ramadhan ini. 

Bencana banjir yang terjadi di Bekasi ini bukan hanya karena faktor curah hujan saja mungkin juga karena faktor lingkungan hidup yang ada di wilayah Bekasi.  Faktor lingkungan hidup yang ada seperti tata kelola air, tata kelola sampah maupun terkait analisa dampak lingkungan dalam pembangunan yang ada di Bekasi. Hal ini bisa menjadi salah satu faktor adanya banjir yang ada di kabupaten maupun kota Bekasi pada saat musim hujan. Oleh karena itulah masyarakat Bekasi butuh adanya pertolongan dan bantuan dari berbagai pihak termasuk negara dalam masalah ini. 

Bencana banjir ini mengapa kembali terjadi di negeri ini saat musim hujan?. Itulah pertanyaan yang ada dalam pikiran masyarakat di era kemajuan pembangunan dan teknologi. Negara perlu mencari akar masalah terkait bencana banjir ini bukan sekedar masalah teknis tetapi sistemis. Butuh adanya mitigasi bencana yang kuat untuk mencegah adanya bencana alam agar rakyat tidak mengalami bencana alam yang membuatnya hidup susah.

Kita perlu merujuk bagaimana caranya Islam dalam mengatasi adanya bencana alam. Dalam Islam,  negara mempunyai posisi penting untuk mengurusi urusan rakyatnya terkait pencegahan maupun penanggulangan bencana alam seperti banjir di Bekasi. Negara akan menjadikan Islam sebagai asas dalam konsep pembangunan tata kelola lingkungan maupun mitigasi bencana alam. Selain itu, negara menjadi pilar utama dalam penyelesaian bencana banjir dan pemberian bantuan sosial, ekonomi, pendidikan maupun kesehatan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir. Hal ini perlu dilakukan agar kedepannya negeri ini bisa melakukan pencegahan dan penanganan bencana alam agar rakyat bisa aman dan sejahtera.

Wallaahu a'laam bisshawaab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update