Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

SESAT PIKIR PENCEGAHAN SEKS BEBAS

Thursday, February 06, 2025 | Thursday, February 06, 2025 WIB
SESAT PIKIR PENCEGAHAN SEKS BEBAS

Oleh. Lina Ummuna Bunaya


Sebuah video yang menunjukkan sejumlah siswi SMA melakukan tes kehamilan di sekolah, belakangan viral di media sosial. 


Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Jawa Barat, Nonong Winarni, menanggapi soal polemik tes kehamilan bagi siswi di SMA Sulthan Baruna, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur. Nonong menilai, program tersebut memiliki tujuan yang baik. 

Namun, ia sangat menyayangkan mengapa aktivitas tersebut harus diunggah ke media sosial sehingga menjadi konsumsi publik. Menurut dia, apa pun hasil dari tes tersebut hanya untuk kepentingan internal sekolah, bukan untuk konsumsi publik, termasuk proses pelaksanaannya.


Nonong juga menegaskan setiap sekolah memiliki kebijakan internal masing-masing dengan cara, strategi, dan metode yang berbeda, yang disesuaikan dengan karakter lingkungan dan warga sekolah. "Jika kebijakan itu merupakan bagian dari program sekolah, silakan. Namun, pelaksanaannya harus dilakukan secara tertutup, selektif, dan tidak mengganggu hak privasi siswa," ujar Nonong.

Oleh karena itu, Nonong menyayangkan tindakan pihak sekolah atau guru yang mengunggah aktivitas tersebut ke media sosial sehingga menimbulkan polemik di masyarakat. "Tujuan dari program itu mungkin baik. Namun, menjadi tidak baik jika program yang bersifat privasi diunggah ke media sosial karena dapat mengganggu hak privasi siswa," katanya. 

Sebelumnya diberitakan, sebuah video berdurasi 19 detik yang menarasikan bahwa siswi SMA di Kabupaten Cianjur menjalani tes kehamilan sempat viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan sejumlah siswi berseragam sekolah, ditemani guru, menjalani tes menggunakan tespek atau alat tes kehamilan di toilet. Video ini memicu berbagai reaksi dari warganet. Sebagian mendukung langkah tersebut sebagai bentuk antisipasi, tetapi banyak pula yang menganggap tindakan ini berlebihan.


Apa yang dilakukan oleh pihak sekolah dianggap penting  untuk mencegah pergaulan bebas, di tengah maraknya kebebasan  pergaulan, bahkan banyak sampai terjadi kehamilan seperti kasus di sekolah tersebut..  

Pemeriksaan ini menunjukkan adanya sesat pikir dalam menghadapi rusaknya pergaulan remaja hari ini. Dengan melakukan tes kehamilan  tidak menjadikan remaja terlepas dari pergaulan bebas. Hal ini bukan  solusi ataupun pencegahan, apalagi  tidak selalu terjadi kehamilan meski melakukan seks bebas. Belum lagi dari sisi hanya perempuan yang diperiksa, padahal hari ini remaja laki-laki juga sama rusaknya.


Langkah ini jelas tidak mampu mencegah kehamilan remaja.  Terlebih ada banyak faktor yang berpengaruh terhadap rusaknya pergaulan remaja hari ini. 


Oleh karena itu membutuhkan Upaya menyeluruh yang menyentuh akar masalah. 

Dengan diterapkannya sistem kehidupan sekuler kapitalis pada saat ini, yang memisahkan agama dari kehidupan, sehingga menjadikan remaja bebas berkehendak tanpa ada aturan yang mengikat. Mereka mengikuti hawa nafsunya dan mengutamakan kesenangan jasmani, dan abai terhadap halal dan haram. 



Islam adalah agama yang sempurna yang mengatur semua aspek kehidupan termasuk aturan pergaulan. Hal ini akan menjaga kemuliaan manusia dan menjaga kehidupan. 

Sistem Pendidikan Islam berasas akidah Islam akan melahirkan generasi yang berkualitas, berkepribadian Islam dan paham tata pergaulan Islam. Pemahaman yang dimiliki akan menjaga generasi tetap dalam ketaatan dan mencegah dari berbuat haram termasuk  pergaulan bebas. Generasi juga akan terjaga dari pemikiran sesat seperti pergaulan bebas, dan hak asasi manusia.


Dengan penerapan sistem islam secara keseluruhan,  generasi akan terjaga pergaulannya dan tercegah dari pergaulan bebas dan kerusakan akhlak lainnya.  Keimanan yang kuat akan menjaga generasi selalu dalam ketaatan dan jauh dari kemaksiatan.  Kontrol masyarakat dan penerapan sistem sanksi Islam yang tegas akan menjaga keselamatan  generasi  dari pemikiran rusak dan perbuatan maksiat.

Peran dan kehadiran negara sangat penting dalam mewujudkan generasi penerus yang hebat dan mulia. 

Wallahu ‘alam

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update