Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kriminalitas Marak, Buah Dari Sistem yang Rusak

Thursday, February 13, 2025 | Thursday, February 13, 2025 WIB

  


Oleh: Hasriyana, S.Pd.

(Pemerhati Sosial Asal Konawe)


Maraknya kasus kriminalitas hingga nyawa melayang mungkin sudah menjadi hal biasa di tengah masyarakat kita hari ini. Bagaimana tidak, berbagai kasus pencurian, pemerkosaan, penyelundupan, pembunuhan dan lain-lain menjadi pemandangan berita setiap hari yang dikonsumsi masyarakat di Chanel TV. Jika dulu kriminalitas menjadi hal yang menakutkan, maka saat ini bisa dibilang sudah menjadi hal biasa yang didengar ataupun disaksikan. Lalu apa yang salah dengan masyarakat? Mengapa kriminal sudah menjadi hal yang biasa bagi mereka?


Sebagaimana dikutip dari Kompas, seorang pria berusia 40 tahun bernama Ismail di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, ditangkap setelah menganiaya ibu kandungnya yang berusia 80 tahun, berinisial SA. Tindakan kekerasan tersebut dipicu oleh kekalahan Ismail dalam permainan judi online jenis slot.


Kasat Reskrim Polres Musi Rawas, Iptu Ryan Tiantoro Putra, mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi pada Minggu (9/2/2025) di Desa Selangit, Kabupaten Musi Rawas. Ismail yang berada di rumah mendapati dirinya kalah dalam permainan dan secara tiba-tiba membanting ponsel.


Ia kemudian memaksa SA untuk memberikan sejumlah uang agar dapat melanjutkan permainan judi. Tapi permintaan tersebut tidak dipenuhi oleh korban. Sehingga pelaku langsung membanting dan mencekik ibunya sendiri. Bahkan, pelaku mengancam menggunakan gunting (10/2/2025).


Kasus tersebut hanya secuil fakta di mana tidak sedikit orang dengan mudah bertindak tak beradab kepada seseorang. Kasus kriminalitas saat ini pun jelas makin mengkhawatirkan, jumlahnya juga makin meningkat. Dengan kondisi hidup yang sulit orang akan mudah terpancing emosi bahkan meski pada hal-hal yang cukup sepele. Sebagai contoh beberapa waktu yang lalu, hanya karena tidak diberi uang untuk membeli skincare, seorang anak SMP berani mengancam ibunya dengan pisau. Nauzubillah.


Pun, dengan makin maraknya dan semakin mengerikannya, tidak sedikit para pelaku justru tergolong masih muda usianya. Ini menunjukkan bahwa sistem hari ini semakin mandul menjaga keamanan dan nyawa manusia. Ditambah iman yang lemah, orang dengan muda mengambil solusi pintas tanpa pikir panjang dari akibat yang ditimbulkan. Bahkan tidak jarang tontonan TV yang berbau kriminal tak jarang menjadi tuntunan orang berbuat kriminal pula.


Lemahnya Penegakan hukum juga menjadi kendala yang sampai hari ini justru berbagai kasus kriminalitas terus meningkat. Betapa banyak contoh orang yang ketika diberikan hukuman akibat kasus yang dilakukannya justru membuatnya tidak jera. Sehingga tidak heran kriminalitas akan selalu marak terjadi karena tidak adanya efek jera bagi para pelaku. Lalu mungkinkah ada yang salah dengan hukum kita hari ini?


Hal ini justru berbeda dengan aturan Islam. Dalam Islam pemenuhan kebutuhan pokok menjadi tanggung jawab negara, sehingga negara akan menyediakan berbagai kebutuhan pokok jika tidak gratis, maka harganya bisa dijangkau oleh masyarakat. Dari itu kemungkinan berutang untuk memenuhi kebutuhan oleh masyarakat akan sedikit terjadi. Karena negara sudah menjamin kebutuhan pokok.


Islam pun menjadikan negara sebagai pelindung dan penjamin keamanan rakyat. Sistem pendidikan Islam juga berasaskan akidah Islam mampu mencetak generasi bangsa yang takut untuk berbuat maksiat. Karena merasa diawasi oleh pencipta. Bahkan negara akan memfilter segala bentuk tayangan yang bisa memicu orang berbuat kriminal.


Begitu pula halnya hukuman bagi para pelaku kriminal, negara menerapkan hukum yang tegas dan berefek jera, baik bagi pelaku maupun orang yang memiliki keinginan serupa. Karena sungguh sanksi dalam islam berfungsi sebagai pembuat efek jera dan penebus dosa di akhirat kelak.


Dengan demikian, kita tidak bisa berharap banyak pada sistem saat ini yang asasnya pada manfaat semata dan penerapan aturan yang memisahkan peran agama dalam kehidupan. Olehnya itu, kita butuh aturan yang berasal dari pencipta yaitu Allah Swt. Karena Allah yang menciptkan manusia, maka Dia pula yang lebih mengetahui mana yang terbaik untuk hambanya. Wallahu a’lam.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update