Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gencatan Senjata Hanya Tipu Daya, Jihad dan Khilafah Adalah Solusi Hakiki .

Tuesday, February 04, 2025 | Tuesday, February 04, 2025 WIB Last Updated 2025-02-04T06:10:41Z
Gencatan Senjata Hanya Tipu Daya, Jihad dan Khilafah Adalah Solusi Hakiki .

Penulis:Ai Kurnia 

Komunitas Muslimah Coblong 


Pengungsi Palestina meninggalkan Khan Younis untuk kembali ke Rafah , menyusul gencatan senjata antara Hamas dan Israel, meskipun saling menuduh gagal menepati perjanjian gencatan senjata yang dimulai pada Minggu (19-1-2025).


Diberitakan dari BBC perselisihan itu terjadi pada Sabtu 25-1-2025 ,ketika ribuan warga Palestina di cegah di Koridor netzarim saat hendak kembali ke rumah mereka di Jalur Gaza Utara.(Kompas.com)


Sebelumnya Hamas telah membebaskan empat tentara perempuan Israel dengan kondisi yang sangat baik, sedangkan Israel membebaskan 200 tahanan Palestina tentu saja dengan kondisi yang sangat mengenaskan,berbanding terbalik dengan tahanan Palestina.


REPUBLIKA. Co.ID Pemerintah Amerika Serikat Donald Trump , menyatakan pada Sabtu bahwa ia ingin Yordania,Mesir dan negara Arab lainnya meningkatkan jumlah pengungsi Palestina yang mereka terima dari jalur Gaza,hal ini berpotensi memindahkan cukup banyak penduduk, untuk membersihkan wilayah yang dilanda perang tersebut.


Jihad Islam Palestina (PIJ) mengecam seruan presiden Amerika, Untuk merelokasi warga Palestina ke Yordania dan Mesir dan menyebutnya sebagai dorongan Kejahatan Perang dengan memaksa rakyat kami meninggalkan tanah mereka.


Jakarta CNBC Indonesia, Ratusan warga Jenin,Tulkarm,Namblus, di Tebing Barat Palestina dipaksa untuk meninggalkan rumah mereka pada Kamis (23-1-2025), setelah pesan peringatan dari Drone dengan pengeras suara, menyuruh mereka untuk mengungsi ,hal itu terjadi saat gencatan senjata, entitas zionis melakukan operasi militer.


Ditengah euforia gencatan senjata yang terjadi di Palestina semua umat muslim bahkan non muslim di seluruh dunia menyambut dengan suka cita dan bahagia  karena bagaimanapun kekejaman zionis terhadap bangsa Palestina yang tidak manusiawi dan sangat kejam dan melampaui batas harus diakhiri , penderitaan Bangsa Palestina sudah lebih dari delapan dasawarsa di blokade,dijajah, dipersekusi dan di diskriminalisasi dengan gencatan senjata memang memberi jeda bagi muslim Palestina untuk bebas dari  kejahatan Zionis dan negara pendukungnya Amerika Serikat 


Umat harus disadarkan akan hakekat Gencatan senjata,sebagai muslim harus waspada bahwa ada rencana busuk di balik gencatan senjata ini, para musuh Islam mereka sebenarnya sudah merasa putus asa dengan kegigihan para mujahid , meskipun banyak pemimpinnya yang Sahid, mereka tetap gigih untuk berjihad di jalan Allah ,serta ketabahan dan ketegaran para penduduk sipil Palestina meskipun mereka dibantai dan dilanda kelaparan serta ancaman kematian setiap saat,mereka tetap teguh pada keimanan dan kesabaran yang kuat dengan berprasangka baik kepada Allah SWT.


Zionis dengan bantuan Amerika tetap ingin menguasai Palestina sebagai negara yang utuh,mereka melakukan genosida dan rencana aneksasi 2025 untuk menghapus Palestina dari peta dunia .


Sebagai muslim tentu saja harus waspada pada rencana jahat kaum kafir yang terus berupaya, untuk menghancurkan Islam meskipun dengan biaya tinggi, mereka terus mencari strategi untuk mencari celah menghancurkan kaum muslim dan merusak akidahnya karena kaum kafir selamanya tidak ridho kepada Islam mereka tidak mau Islam bangkit kembali dan disegani dunia seperti kejayaannya di masa Rasulullah Saw dan masa kekhilafahan.


Para pemimpin kaum muslim harus sadar bahwa gencatan senjata tidak akan menyelesaikan masalah penjajahan dan genosida karena Zionis akan terus mengikarinya kaum muslim harus menyadari bahwa yahudi adalah orang yang suka  mengkhianati perjanjian, karena itu kaum muslim harus bersatu untuk melawan entitas zionis dengan mengirimkan  tentara dan senjata untuk mengusir yahudi di bumi Palestina.


Palestina akan tetap dijajah, selama para pemimpin kaum muslim melakukan kerjasama dengan pihak zionis kaum muslim tidak bisa berharap pada perjanjian ataupun kesepakatan damai yang diajukan PBB Persoalan ini hanya akan tuntas ketika Umat Islam sadar akan tugasnya kepada Muslim Palestina sebagai saudara seiman ,tentunya akan sadar kewajiban akan jihad dan penting tegaknya khilafah sebagai junah yang akan melindungi saudara seiman di Palestina.


Bulan Rajab dan peringatan Isra mi'raj harus menjadi momen di mana kita sebagai umat Islam harus menyadarkan umat tentang perjalanan Rosulullah Saw dari Masjidil haram' ke Masjidil Aqsha untuk melaksanakan shalat lima waktu,yang kini dalam cengkraman entitas zionis Yahudi, momen ini harus dimanfaatkan untuk memahamkan umat atas akar masalah penjajahan Palestina dan kemuliaanya sebagai tanah khorojiah yang sudah dimerdekakan di masa Amirul mukminin Umar bin Khattab, sudah jelas bahwa Palestina adalah tanah kaum muslim, tanah yang diberkati dan negerinya para nabi yang Allah berkahi pada bumi Palestina.


Untuk mendorong terwujudnya Kembali kesadaran akan kemuliaan dan kejayaannya umat islam di Indonesia,maka sebagai partai ideologis memanfaatkan momen ini dengan aksi bela palestina 26 januari 2025, atas dorongan iman dan taqwa kepada Allah SWT sebagai perwujudan atas rasa tanggung jawab dan kepedulian kepada saudara seiman di Palestina .


Jika kesadaran umat terbentuk melalui opini dan dakwah, kita sebagai partai ideologis mengajak kaum muslim berkewajiban untuk mengingatkan kembali kepada Islam secara kafah bahwa ketika memegang akidah dan aturan yang sesuai dengan Rosulullah Saw contohkan maka umat Islam akan  disegani.


Marilah kita ikut berjuang dengan mengopinikan untuk berjuang mewujudkan jihad dan tegaknya Khilafah, untuk melindungi Umat Islam di Palestina dan umat lainnya yang tertindas di belahan bumi lain, yang membutuhkan adanya perlindungan seorang Khalifah dengan tegaknya khilafah sebagai pemimpin yang akan melindungi dan terwujudnya kepemimpinan Islam jamaah dengan dakwah ideologis untuk menghantarkan pada tujuan yang sesungguhnya 


Wallahu alam bissawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update