Kurang dari 1 X 24 jam, Satreskrim Polres Lamongan berhasil membongkar kasus penemuan jasad wanita yang ditemukan membusuk di sebuah warkop di Perumahan Made Great Desa Made Kecamatan Kabupaten Lamongan. Polisi menguak bahwa VPR yang ditemukan membusuk pada Rabu (15/1/2025) adalah korban pembunuhan, setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan dan hasil autopsi (https://jatim.tribunnews.com/2025/01/16).
Motif pembunuhan yang dilakukan oleh pelajar kepada temannya sesama pelajar adalah penolakan cinta yaitu cinta bertepuk sebelah tangan. Penolakan cinta ini yang menjadi faktor pemicu pelaku untuk melakukan tindakan kekerasan hingga tega untuk menghilangkan nyawa korban. Sungguh memprihatinkan, semakin meningkatnya tindakan kriminal seperti pembunuhan yang dilakukan oleh para pelajar apapun motifnya. Apa jadinya masa depan bangsa ini apabila semakin meningkatnya tindakan prmbunuhan yang dilakukan oleh para pelajar?.
Peristiwa ini terjadi karena banyak faktor seperti lemahnya keimanan dan ketaqwaan, lemahnya kontrol emosi dan kesehatan mental para pelajar, minimnya pendidikan moral dan budi pekerti maupun kurangnya kontrol sosial dari keluarga, masyarakat dan negara. Apalagi adanya kebebasan dalam bertingkah laku dan berekspresi yang ditunjang dengan teknologi informasi yang kurang kontrol terkait dengan kontennya. Berbagai kondisi yang melingkupi ini adalah buah dari kehidupan yang menjadikan sekularisme dan kapitalis sebagai pedoman dalam bermasyarakat dan bernegara.
Kehidupan yang menggunakan sekularisme sebagi pedoman itu memisahkan agama dari kehidupan dan tidak menjadikan halal maupun haram sebagai bagian penting dalam bersikap dan bertingkah laku. Hal ini menjadikan bahwa akhirnya tujuan bisa diraih dengan menghalalkan segala cara juga bisa melampiaskan emosi hanya berdasarkan atas hawa nafsunya. Terlebih kebahagiaan itu hanya diukur dari segi kekayaan materi dan popularitas yang itu dilakukan tanpa filter agama maupun standar halal haram dalam bersikap juga bertingkah laku.
Berbagai kasus lemahnya emosi yang berujung pada tindakan kriminal seperti pembunuhan yang dilakukan oleh pelajar ini butuh solusi komprehensif. Tindakan ini perlu dilakukan dengan sinergi antara keluarga, masyarakat dan negara untuk mengatasinya. Perlu adanya Islam dan Alquran yang dijadikan sebagai pedoman dan standar kehidupan manusia. Islam mempunyai aturan dan ajaran yang lengkap dalam mengatur kehidupan keluarga, masyarakat dan negara agar bisa aman dan tenang dalam beraktivitas.
Islam dan Alquran mengatur detait terkait pergaulan pria dan wanita agar tidak terjerumus zina dan pembunuhan. Selain itu, Islam mengatur terkait pendidikan moral dan etika kepada para pelajar sebagai calon pemimpin bangsa. Apalagi Islam dengan rinci mengatur tentang pergaulan pria dan wanita terkait menutup aurat, menundukkan pandangan maupun dalam pergaulan antara laki laki dan perempuan. Islam melarang adnya perzinahan dan adanya sanksi yang tegas terkait pelaku perzinahan maupun pelaku pembunuhan. Hal ini diatur jelas dan rinci dalam Alquran agar manusia bisa hidup tenang dan fokus ibadah demi meraih kehidupan yang aman dan sejahtera dunia akhirat.
Wallaahu a'laam bisshawaab.

No comments:
Post a Comment