Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Palestina, butuh solusi dan aksi nyata. Bukan hanya kecaman belaka.

Monday, November 11, 2024 | Monday, November 11, 2024 WIB Last Updated 2025-01-21T06:35:03Z

Khairani

Agresi brutal dan keji zionis yahudi terhadap Palestina masih kian terjadi. Serangan demi serangan yang mereka gencarkan pun semakin menjadi-jadi. Banyak korban yang menjadi sasaran kebiadaban dan keji nya mereka. Tidak hanya warga sipil, namun akhir-akhir ini mereka kembali menjadi kan target sasaran pada anak-anak yang tak berdosa. Zionis yahudi ini menghancurkan seluruh yang berhubungan dengan pendidikan. Baik itu merusak sekolahnya dan membunuh para guru yang bertugas. Sehingga membuat anak-anak Palestina pun kehilangan sarana prasarana yang layak dan kurikulum yang layak. Inilah sebuah bentuk kekejian yang mereka perlihatkan khusus nya pada kaum muslimin. Dengan merasa hebat nya dan ke brutalan yang dilakukan kepada seluruh penduduk gaza, tanpa terkecuali. Mereka melakukan penghancuran yang secara sengaja kepada Perempuan, anak-anak, orang tua, tim medis, atau bahkan jurnalis.

Namun, sangat disayangkan dunia hanya sebagai penonton kejahatan zionis terhadap Palestina. Dengan banyaknya serangan kejam dan mematikan yang diperlihatkan, Sementara para pemimpin negeri-negeri muslim hanya mampu untuk mengecam dan melakukan berbagai macam perundingan dan tak lupa mengandalkan bantuan logistik saja. Padahal kecaman atau hanya bantuan logistik, nyata-nyata tak mampu menghilangkan penjajahan atau menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Palestina. Bantuan seperti ini pun hanya dari beberapa negara saja, masih banyak yang diam dan tidak perduli tentang permasalahan yang terjadi di Palestina saat ini.
Sementara itu Amerika Serikat dan negara barat lainnya terus memberikan dukungan dan mengirimkan bantuan keuangan, persenjataan dan pasukan militer nya kepada Zionis, demi mengalahkan Palestina.

Alih-alih bersatu dan bekerjasama justru para penguasa negeri muslim masih tetap mati rasa. Zionis yahudi ini pun semakin gencar untuk menyerang Palestina. Lihat saja, AS yang terus bersama nya membuat zionis laknatullah semakin bergembira ditengah diam nya para penguasa muslim yang ada. Bahkan para pemimpin muslim tak sedikit pun tergerak hatinya untuk bersama melawan zionis yahudi. Misalnya memberikan bantuan dengan mengirimkan pasukan militernya untuk berjihad membebaskan Palestina. Semakin diam nya para pemimpin muslim, akan semakin membabi butanya mereka dalam menyerang kaum muslimin yang ada disana. Korban yang syahid pun akan semakin tidak terhitung lagi jumlahnya. Sangat menyedihkan karena negara-negara muslim hanya bungkam dan tak berkontribusi untuk membebaskan saudara sesama muslimnya. Semakin terlihat pengkhianatan mereka terhadap muslim Palestina, padahal Rasulullah Saw bersabda bahwa umat Islam adalah satu tubuh, umat Islam adalah saudara. Sehingga apa yang dirasakan saudara saudari nya kita yang ada di Palestina, kita juga merasakan sakit nya.

Namun, dibalik itu ada sebuah sistem sekuler dan pemahaman yang sudah mengakar di kehidupan umat Islam saat ini. Sistem Sekuler kapitalisme telah mematikan makna persaudaraan iman dan Islam. Kedudukan dan kekuasaan lebih mereka cintai dari pada nasib saudaranya. Pemahaman nasionalisme pula yang lahir darinya juga telah menghilangkan kepedulian atau sikap apatis. Negara muslim yang ada sekarang telah terkotak-kotak atas dasar nasionalisme. Pemimpin negeri muslim tidak bisa bergerak nyata membela Palestina dengan jihad. Mati rasa membuat mereka tidak punya andil sama sekali dalam membebaskan saudara seimannya di Palestina. Ini membuat persaudaraan Islam tidak terwujud. Nasionalisme mengajarkan kepada rakyatnya untuk bersikap acuh kepada penderitaan yang terjadi di Palestina. Mereka takut jika ikut campur terlalu dalam akan mengganggu keamanan negaranya sendiri. Kebanyakan dari mereka takut akan diembargo oleh Amerika Serikat yang menjadi dalang dari penjajahan ini.

Maka apa yang harus dilakukan? Apakah hanya diam tanpa kesadaran, bahwa umat muslim yang disana sudah banyak berjatuhan dan bahkan diperlakukan dengan tidak baik. Sudah cukup saudara saudari kita diperlakukan dengan tidak pantas oleh zionis yahudi. Persatuan kaum muslimin di seluruh dunialah yang akan bisa menghentikan kebiadaban Israel. Kita juga harus sadar bahwa penyelesain masalah yang ada di Gaza Palestina tak cukup hanya perkara bantuan logistik ataupun hanya kecaman sana sini, tidak akan pernah selesai. Maka dari itu Umat Islam harus bersatu sebagaimana musuh-musuh Islam bersatu, Agar bisa terus bersuara dan menuntut para pemimpin negara-negara Islam segera mengirimkan pasukannya dengan sekuat tenaga untuk berjihad di Palestina. Sangat tidak adil jika kita hanya menyerahkan perjuangan ini kepada rakyat Palestina. Mustahil melenyapkan entitas Yahudi dari tanah Palestina tanpa persatuan umat Islam. Oleh karena itu, umat harus bersatu, berjihad melawan kezaliman Zionis Yahudi.
Karena persatuan kaum muslimin inilah yang akan menyelamatkan umat dari kebinasaan. Dan sebuah kunci kemuliaan umat Islam dengan penerapan syariat kaffah.

Umat Islam sangat membutuhkan pelindung yang dapat mengayomi seluruh umat di bumi ini. Pelindung itu adalah khilafah. Khilafah akan berperan sebagai pelindung atau junnah bagi semua rakyatnya. Kesejahteraan dan keselamatan rakyat adalah prioritas utamanya. Bukan mementingkan kepentingan kaum kafir atau penjajah.
Kesadaran umat harus selalu dibangun agar memperjuangkan berdirinya khilafah, yang akan menjadi payung dan melindungi semua umat. Bukan hanya umat muslim, tapi selain umat muslim yang bernaung di bawah khilafah akan mendapatkan perlindungan.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update